free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

7 Wanita Sukses Indonesia

Terlahir sebagai wanita bukan berarti terbatasnya ruang untuk berkreasi dan mengembangkan ide-ide kreatif. Buktinya banyak wanita sukses yang pantas untuk di jadikan panutan lho… seperti di bawah ini adalah 7 wanita sukses di Indonesia :

Nadia Mutia Sukses dengan Kloom Clogs

Awalnya wanita ini mempunyai Hobby belanja, memang hal yang wajar bagi seorang wanita. Dan hikmah dari hoby belanja yang terjadi pada Nadia Mutia adalah ternyata bisa menghasilkan uang. Wanita ini bernama lengkap Nadia Mutia Rahma, Karena kegemarannya dalam mendesain sejak dari kecil wanita yang satu ini  mengawali bisnis dengan membuat sepatu kayu yang diberi nama Kloom Clogs.

Dengan mendesain produknya sendiri dan sebagai modal awal adalah gajinya melakukan pekerjaan sampingan saat berada di Jepang. Wanita kelahiran  12 Juni 1989 ini mengembangkan bisnis selop yang pas dan nyaman dipakai. Selain kreatif  dalam mendesain yang menjadi jaminan adalah kualitas dari sepatu ini. Semua bahan yang dipakainya merupakan bahan pilihan dan dikerjakan dengan hati-hati.

Lusia Efriani Sukses dengan Arang Kelapa


Alam di Indonesia memang kaya, sehingga mengilhami wanita yang satu ini untuk berfikir lebih kreatif. Karena alam telah menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia. Sosok wanita lulusan Bahasa Inggris Universitas Airlangga ini berpikir kreatif melalui limbah tempurung kelapa yang mudah ditemukan di mana-mana, dan Lusia pun berhasil memandatangani kerja sama dengan perusahaan China untuk menjadi pemasok arang kelapa. Bisnis arang kelapa ini bukan hal yang sepele lho karena meningkatnya akan kebutuhan arang, tidak kurang dari 300.000 orang dapat bekerja karena bisnis arang kelapa ini

Aldila Rizqi Eistya, dari Cardigan hingga Jumpsuit

Aldila, wanita berusia 22 tahun ini terbilang cermat menilai kebutuhan pasar. Hanya dengan menjual koleksi busana muslim dan baju-baju remaja bermerek Back to Basic, Aldila dapat meraup untung yang cukup besar. Produknya ini adalah asli Indonesia dan bukan produk hasil luar, namun produknya ini sangat diminati kaum remaja di Indonesia, masing-masing produknya dijual mulai harga 200 – 400 ribu rupiah di butik House of Dina di jalan Gejayan, Yogyakarta.

Susanti Alie Sukses dengan Saus Sambal

Siapa yang tidak suka sambal? Makan tanpa sambal rasanya kurang lengkap dan justru dengan adanya sambal dapat meningkatkan nafsu makan. Itulah ide awal Susanti Alie memulai bisnisnya. Berawal dari lahan kontrakan di samping rumahnya dan dimulai dengan kurang dari 10 karyawan, Susanti  memproduksi minuman limun dan saus sambal bermerk Cabe Payung. Karena berniat berperang melawan rumor saus sambal yang menggunakan bahan-bahan tidak higienis dan segar, maka Susan menciptakan label produk yang berkualitas dan bersaing dengan harga pasar. Hingga sekarang bisnisnya terus berkembang dan telah dipasarkan hampir ke seluruh Indonesia.

Wendy Yap Sukses dengan Sari Roti

Sari Roti… roti Sari Roti… pasti kenal dong dengan jingle satu ini? Di setiap komplek perumahan, toko hingga supermarket besar, produk sari roti  mudah ditemukan. Dan di balik kesuksesan produk roti ini ada sosok wanita bernama Wendy Yap yang menjadi otak sukses produk Sari Roti. Dan sebagai hasil atas kerja keras Wendy Yap ini kini perusahaannya menjadi salah satu perusahaan dengan pertumbuhan pendapatan tercepat di Asia.

Susan Budiharjo sebagai ibu dunia fashion Indonesia

Dengan dijuluki ibu dunia fashion Indonesia, seorang Susan Budiharjo berhasil menelurkan karya-karya cemerlang lewat produk fashion yang dibuatnya. Dengan koleksi busana yang kreatif dan beragam, mulai dari yang klasik hingga yang sederhana.
Karena hobynya mendesain sejak kecil wanita yang pernah mencicipi jurusan arsitektur di Universitas Tarumanegara ini berhasil mendirikan sekolah untuk membagikan ilmu yang dimilikinya kepada desainer-desainer muda Indonesia.

Dyah Purana, Kane Kane

Setiap orang khususnya wanita pasti suka cemilan dan pasti ingin camilan yang sehat tanpa bahan pengawet dan non MSG, berdasar hal ini sosok warga Malang Dyah Purana berhasil menghasilkan produk keripik jamur tiram dan jamur tempe. Dyah selalu bereksperimen dengan produk yang beken di kota asalnya tersebut. Bukan hanya keripik jamur tiram dan keripik tempe biasa yang dihasilkannya, tetapi juga keripik dengan aneka ragam rasa yang menggugah selera. Karena kecintaaanya terhadap kota Malanglah yang mengawali pembuatan nama Kane Kane.

Leave a Reply