free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

9 Perubahan Yang Terjadi Setelah Seorang Ibu Melahirkan

Hamil selama 9 bulan dan kemudian melahirkan merupakan pengorbanan yang besar dari seorang ibu, tidak hanya soal mempertaruhkan nyawa dengan sang maut saat melahirkan, tetapi juga di hadapkan pada perubahan tubuh sang ibu setelah melahirkan. Seperti kita ketahui bersama bahwa  setelah seorang wanita  mengandung selama 9 bulan kemudian mengalami proses melahirkan. Maka setelah melahirkan tubuh wanita cenderung menjadi lebih gemuk hal ini dikarenakan otot yang melemah dan kenaikan berat badan akibat makanan yang harus dijaga untuk mencukupi kebutuhan janin pada saat hamil. Akan tetapi bukan hanya perubahan itu yang terjadi, ternyata ada 9 perubahan utama yang terjadi pada tubuh wanita setelah melahirkan. Simak selengkapnya di bawah ini:

1.    Rambut Rontok
Tidak dapat di pungkiri lagi beberapa minggu setelah melahirkan, rambut wanita tersebut akan mengalami kerontokan rambut yang cukup parah. Biasanya akan kehilangan 100 helai rambut perhari, akan tetapi jangan terlalu khawatir akan terjadi kebotakan, karena pasca melahirkan ini normal terjadi. Hal ini dikarenakan tubuh seorang wanita akan mengimbangi jumlah hormon dan berakibat pada kehilangan rambut selama enam bulan setelah melahirkan. Dan jangan khawatir, apabila jumlah hormon sudah seimbang pertumbuhan rambut Anda akan kembali normal.

2.    Bentuk Payudara Berubah dan Membesar
Setelah proses melahirkan tentu saja payudara akan penuh terisi air susu, sehingga bagian payudara akan membesar, bengkak, kemerahan dan terasa sakit. Akan tetapi jangan khawatir, karena pembengkakan akan segera mereda, mungkin dalam waktu tiga sampai empat hari (atau sampai Anda berhenti menyusui). Payudara pun mungkin akan mulai kendur akibat kulit meregang. Perlu juga diingat bahwa Anda juga mungkin mengalami kebocoran ASI selama beberapa minggu jika Anda tidak menyusui bayi Anda.

3.    Terjadi Perubahan Kulit
Seorang perempuan yang hamil biasanya mengalami gangguan jerawat yang parah, muncul lingkar hitam di bawah mata, kulit kemerahan pada daerah wajah dan lain sebagainya. Maka jangan khawatir seorang  perempuan pasca melahirkan maka kondisi ini akan hilang dalam beberapa minggu setelah melahirkan

4.    Perut Tidak Langsing Lagi
Tepat setelah seorang wanita melahirkan bayinya, maka rahim masih mengeras dan bulat (berat sekitar 1,1 kg). Baru kemudian setelah 6 minggu, beratnya hanya tinggal 2 ons dan tidak lagi berasa sakit. Begitu juga dengan garis coklat atau kehitaman di tengah perut juga akan hilang. Tapi, sangat disayangkan karena bekas perut mengembang tidak akan hilang dalam waktu dekat. Bekas perut yang mengembang selama hamil cenderung akan memerah namun akan menjadi warna perak dan akhirnya akan menyatu dengan warna kulit Anda. Tentu saja hal ini terjadi apabila perempuan yang tidak menjaga kekuatan otot perutnya tentu akan mengendut setelah melahirkan. Jadi sebaiknya wanita pasca melahirkan selalu melatih perut dengan melakukan sit-up. Tentu saja apabila rutin, Anda bisa mendapatkan perut yang datar seperti dulu.

5.    Kaki Bengkak
Tentu saja masalah satu lagi pasca melahirkan adalah kaki yang bengkak, kaki bengkak memang tidak di alami semua wanita pasca melahirkan tetapi justru ada sebagian wanita yang mengalaminya sesaat setelah melahirkan, akan tetapi jangan khawatir karena kaki bengkak ini akan hilang dengan sendirinya.

6.    Nyeri Punggung
Setelah melahirkan biasanya seorang wanita akan mengalami sakit punggung, hal ini biasanya dikarenakan tubuh membutuhkan waktu untuk memulihkan otot perut tubuh Anda meletakkan berat badan ekstra pada otot-otot punggung. Maka mengakibatkan sakit punggung sampai otot perut kembali normal. Biasanya nyeri punggung ini terjadi selama enam minggu pertama setelah melahirkan.

7.    Infeksi Saluran Kemih dan Sembelit
Inilah masalah yang biasanya selalu terjadi pada wanita pasca melahirkan. Hal ini dikarenakan setelah melahirkan maka tidak ada lagi bayi yang menekan kandung kemih, maka Anda tidak lagi buang air kecil sesering seperti saat hamil. Akan tetapi masalahnya  tekanan pada uretra selama persalinan dapat membuat susah kencing. Seorang ibu baru juga dapat menderita inkontinensia atau infeksi saluran kemih, yang dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil. Selain itu masalah sembelit juga akan terjadi, hal ini karena Episiotomi atau wasir dapat membuat gerakan usus menjadi sakit. Untuk itu sebaiknya banyak mengonsumsi serat, minum banyak air, susu, dan jus dapat membantu meringankan rasa sakit.

8.    Vagina Terasa sakit
Tentu saja masalah ini tidak akan terhindari, dimana setelah melahirkan vagina mungkin akan terasa sakit dan merengang dan tak lama setelah itu maka akan mengalami keputihan dan banyak darah mengalir. Hal itu merupakan sisa dari dinding rahim karena kehamilan Anda. Hal ini disebut lokhia dan dapat berlangsung selama beberapa minggu.

9.    Berkeringat
Seorang wanita pasca melahirkan akan mulai mengalami keringat berlebih di malam hari hal ini terjadi karena tubuh Anda perlu menyingkirkan semua cairan yang terakumulasi selama masa kehamilan. Bahkan menurut beberapa ibu baru mengatakan mereka merasa lebih energik daripada sebelum hamil. Dimana kapasitas energi perempuan meningkat hingga 20 persen dalam enam minggu pertama setelah melahirkan.

Melahirkan memang memberikan perubahan yang besar pada fisik seorang wanita, akan tetapi di balik semua itu tersimpan kebahagiaan lebih besar karena dapat membuat bayinya melihat indahnya dunia.

Leave a Reply