free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Baca Dulu Label kemasan Camilan Si Kecil

Sekarang ini Anda harus benar-benar teliti dan tahu camilan apa yang sehat untuk anak-anak. Pada tahun-tahun belakangan ini, memang industri makanan telah mengeluarkankan banyak produk baru yang mana diklaim lebih sehat untuk di konsumsi anak-anak. Makanan camilan tersebut seperti crackers, cookies, atau pun cereal yang ternyata lebih menyehatkan daripada versi sebelumnya yang mereka keluarkan. Walaupun telah di klaim menyehatkan tapi Anda harus tetap teliti karena masih ada beberap produk yang di dalam labelnya di tulis‘no trans fat’ akan tetapi masih tinggi kalori. Atau bahkan mungkin tercantum ‘with whole grains’ di dalam kemasan tetapi sebenarnya berlimpahan gula serta hanya sedikit saja yang mengandung whole grains.

Untuk kesehatan anak-anak sebaiknya Anda lebih teliti membaca label kemasan camilan tersebut. Lalu apa saja yang perlu di lihat pada tabel tersebut? Simak keterangan lengkapnya di bawah ini :

1.    Transfat
Bunda, minyak hydrogenated ini merupakan minyak yang tidak baik baik untukdigunakan tapi masih banyak digunakannya selama beberapa dekade terakhir ini. Masalah yang di timbulkan dapat menyebabkan masalah dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Seperti contohnya yakni dapat menaikkan kadar kolesterol juga tidak baik untuk kesehatan jantung. Saat ini mungkin sudah banyak camilan yang telah di wajibkan untuk mencantumkan jumlah trans fat yang terkandung dalam label. Sehingga saat ini telah banyak produsen keripik, cookies, crackers dan camilan lain yang telah mengolah kembali produknya dengan minyak yang lebih sehat. Jadi bunda, cari label yang bertuliskan ‘no trans fat’ serta pilih produk yang mengandung tidak lebih dari 10 % dari kalorinya dari lemak jenuh

2.    Jumlah Kalori
Selalu pastikan camilan yang anak konsumsi hanya sekitar 20 % dari kalori yang dibutuhkan dalam sehari. Seperti misalnya untuk anak aktif yang berumur lima tahun, dimana butuh sekitar 1.400 kalori. Maka  berarti hanya boleh 280 kalori dari camilan. Tetapi untuk anak yang berumur dua tahun butuh 1.000 kalori, maka total camilan hariannya hanya 200 kalori.

Jika Anda bingung mengaturnya maka sebaiknya jaga agar camilan anak hanya sekitar 100 kalori saja. Untuk mempermudah hal ini maka saat ini banyak perusahaan makanan telah mencoba membuat kemasan mini-snack baru  yang porsinya diatur sebesar 100 kalori saja.

Selain itu perhatikan juga produk dan kandungan kalorinya serta porsi dalam kemasan. Apabila di dalam label tertulis 100 kalori, akan tetapi jika kemasan disebutkan mengandung 2 ½  porsi, maka ini berarti terdapat 250 kalori. Jadi jangan terkecoh dengan hal ini. Bunda, waspadai juga makanan yang mengklaim rendah kalori yang mana tertulis ‘less sugar’, tetapi bisa saja masih  berlimpah kalori.

3.    Whole Gains
Apabila bahan utamanya tepung putih atau wheat, maka makanan tersebut bukan sebagai sumber whole grains yang baik. Dalam hal ini serat bisa jadi menjadi indikator. Apabila tidak ada serat dalam camilan tersebut atau bahkan hanya sekitar satu gram, maka ini berarti jumlah whole grains sangat minim.

4.    Gula
Penting untuk Anda ingat bahwa diet paling sehat untuk anak-anak yakni jika tambahan gula tidak lebih dari 10 persen kalori. Untuk anak Anda yang berumur lima tahun, maka asupan 140 kalori berlaku sepanjang hari, sedangkan untuk anak dua tahun sekitar 100 kalori.
Perlu juga diketahui bunda, bahwa gula atau sering disebut high-fructose corn syrup, dextrose, sucrose atau nama lain yang berakhiran ‘ose’ tertulis sebagai salah satu dari beberapa bahan utama, maka bahan inilah yang bukan merupakan bahan pilihan paling sehat untuk anak.

Dengan memperhatikan label kemasan camilan si kecil, tentu Anda akan lebih cermat memilih mana makanan yang baik dan sehat untuk buah hati Anda.

Leave a Reply