free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Benarkan Makan Plasenta Setelah Melahirkan Bikin Awet Muda?

Yang saat ini tengah heboh di bicarakan adalah dimana seorang selebriti reality show Kim kardarshian berencana untuk memakan plasenta bayinya sesaat  setelah bayi perempuannya lahir. Hal ini tentu saja dengn alasan agar Kim terlihat lebih muda. Niat untuk mengkonsumsi plasenta tersebut terungkap ketika kim  tampil di tayangan Keeping Up With The Kardashian. Dengan pernyataan yang menghebohkan ini membuat Dr. Manny Alvarez, yang mana merupakan seorang dokter kesehatan dan kandungan di FoxNews.com berkomentar. “Lewat artikel ini, saya ingin memberitahu Kim bahwa jangan memakan plasentamu Kim.”

Tren yang berkembang sekarang adalah dimana kebanyakan para ibu yang baru melahirkan ingin memakan plasentanya. Hal ini mungkin dikarenakan mendengar banyak pernyataan yang  menawarkan manfaat kesehatan tertentu pada ibu yang baru melahirkan, akan tetapi perlu di ketahui bahwa belum ada penelitian ilmiah yang mendukung bahwa plasenta bisa memberikan efek awet muda.

Akan tetapi banyak orang yang percaya bahwa plasenta dapat membantu dengan pengobatan depresi postpartum, atau “baby blues.” Perlu Anda ketahui bahwa dalam pengobatan Cina kuno, ekstrak plasenta biasanya dicampur dengan bumbu yang diambil untuk menghilangkan rasa sakit, merangsang produksi ASI, dan bahkan untuk menyembuhkan impotensi.

Menurut ilmu pengetahuan, plasenta adalah jaringan manusia, dan dalam teori, hal tersebut bisa membawa penyakit menular. Fenomena plasenta di Indonesia sendiri kebanyakan para ibu yang baru melahirkan anaknya akan lebih memilih menguburkan atau menghanyutkan plasenta atau ari-ari anaknya.

Lain halnya dengan di negara Cina, dimana masih mengadopsi praktek kuno dalam pengobatan tradisional China. Seperti kisah Wang Lan yang baru melahirkan dan ia membawa pulang bayi perempuan beserta plasentanya. Dimana ibu bayi ini berniat untuk mengkonsumsi plasentanya. Hal ini dipercaya bermanfaat karena plasenta dapat membantu mencegah depresi pasca melahirkan, meningkatkan suplai Asi dan meningkatkan level energi.

Sesaat setelah sampai di rumahnya, Wang Lan kemudian menyimpan plasenta tersebut ke dalam kulkas sembari menunggu ibunya datang untuk memasaknya agar dapat dimakan. Proses plasenta setelah dibersihkan adalah kemudian plasenta tersebut direbus untuk dijadikan sup, tanpa adanya bau amis, Wang Lan sendiri yakin dengan memakan plasenta dapat membantunya segera pulih pasca melahirkan.
Praktek memakan plasenta atau biasa di sebut Placentophagy ini merupakan praktek relatif umum di China, dimana praktek itu dianggap mampu mencegah penuaan, dan telah dilakukan selama lebih dari 2.000 tahun di China.

Seperti yang dikisahkan rakyat China bahwa Qin Shihuang seorang kaisar pertama China, disebut-sebut menganggap bahwa plasenta memiliki banyak manfaat kesehatan sekitar 2.200 tahun lalu. Dan pada dinasti terakhir China, janda permaisuri Cixi dikabarkan telah memakan plasenta agar awet muda.

Selain itu berdasarkan sebuah teks medis klasik dari Dinasti Ming (1368-1644) mengatakan bahwa plasenta sangat bergizi dan apabila dilihat untuk manfaat jangka panjang maka akan membuat panjang umur.”

Dengan fenomena ini media pemerintah China mengatakan bahwa praktek memakan plasenta kembali muncul selama beberapa dekade terakhir. Hal ini di lihat dari salah satu rumah sakit bersalin di kota timur Nanjing melaporkan bahwa sekitar 10 persen orang tua baru mengambil plasenta mereka setelah melahirkan.

Nah, dengan keterangan di atas apakah Anda juga berniat untuk mengkonsumsi plasenta seperti yang di rencanakan Kim Kardarshian? Keputusan ada di tangan Anda, tapi saran kami, jangan.

Leave a Reply