free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Berbahayakah Memakai Henna Saat Sedang Hamil?

Seperti kita tahu bahwa seorang wanita selalu ingin tampil cantik dalam berbagai suasana. Berbagai aksesoris dan penunjang penampilan pun selalu di gunankan untuk mempercantik diri. Begitu juga saat seorang wanita sedang hamil. Saat ini tidak sedikit wanita hamil yang ingin tetap terlihat cantik salah satunya dengan melakukan seni menghias tubuh seperti menggunakan henna, pewarna rambut dan juga tato. Akan tetapi ibu hamil harus tetap berhati-hati dengan dengan semua kegiatan ini

Sebenarnya sudah lebih dari 5.000 tahun dimana wanita hamil di seluruh dunia menghias tubuhnya dengan berbagai macam bentuk gambar dengan menggunakan henna. Walapun sampai dengan saat ini belum ada penelitian yang pasti mengenai bolehkah menggunakan henna selama dalam masa kehamilan.

Menggunakan henna disini sebenarnya sama seperti melakukan tato akan tetapi bersifat sementara, penggunaan henna sendiri aman selama masih berhati-hati dalam pemilihan bahan dan juga tempatnya. Akan tetapi yang perlu di perhatikan dan terpenting dalam menggunakan produk untuk kecantikan untuk ibu hamil ini adalah dengan selalu memperhatikan label dan juga  berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan sebelum menggunakannya, termasuk menggunkan henna

Sebenarnya seorang wanita yang sedang hamil, maka kulitnya akan cenderung menjadi lebih sensitif sehingga akan sangat mudah untuk terkena alergi yang terjadi akibat zat-zat yang terkandung dalam suatu produk kecantikan tersebut. Termasuk menggunakan henna pada kulit seorang ibu hamil. Untuk itu apabila Anda yang sedang hamil ingin menggunakan henna sebaiknya melakukan tes terlebih dahulu, yakni dengan cara mengoleskan sedikit henna ke bagian tubuh dan tunggu hingga 24 jam, jika tubuh tidak mengalami iritasi maka boleh digunakan, apabila sebaliknya dimana terjadi iritasi maka jangan digunakan.

Jika Anda ingin tetap menggunakan henna selama masa kehamilan untuk tetap dapat menunjang kecantikan maka sebaiknya kenali dan ketahui jenis-jenis henna dan selalu pastikan bahwa henna yang digunakan berasal dari bahan-bahan alami yang mana akan memberikan warna merah kecoklatan selama 1 sampai dengan 4 minggu. Ibu hamil juga harus menghindari henna yang mengandung para-phenylendiamine yakni berupa zat kimia yang bisa menyebabkan kulit menjadi rusak, terkena bisul, melepuh dan munculnya reaksi iritasi kulit lainnya.

Hal yang dikhawatirkan untuk kesehatan ibu hamil yang menggunkan henna adalah dimana kandungan mengandung zat kimia yang bisa masuk ke kulit bagian dalam dan juga ke aliran darah sehingga bisa mengganggu janin. Untuk itu apabila tidak yakin dengan penggunaan henna yang benar-benar alami, sebaiknya hindari penggunaan henna. Selain penggunaan henna ibu hamil juga harus menghindari penindikan di bagian tubuh yang mana akan meningkatkan risiko infeksi yang bisa masuk ke aliran darah tubuh.

Itulah beberapa informasi untuk ibu hamil yang ingin menggunakan henna. Ibu hamil walaupun tidak memakai henna akan tetap terlihat cantik dari aura janin yang di kandungnya. Untuk itu tetaplah percaya diri dan berfikiran positif. Tentu saja untuk menjaga kesehatan Anda dan juga buah hati Anda. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda

Leave a Reply