free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL)

Biasanya ibu hamil kurang mengetahui bagaimana cara menghitung usia kehamilan dan juga menghitung hari perkiraan kelahiran bayinya, padahal yang sebenarnya akan lebih tahu dan mengetahui perkiraan usia ibu hamil yakni ibu hamil itu sendiri. Karena ibu hamil itu sendiri tahu perkembangan atau pertumbuhan organ apa yang sedang terjadi pada janinnya. Nah apabila biasanya ibu hamil akan menyerahkan penghitungan masa kehamilan kepada bidan atau dokter, maka ada baiknya apabila ibu hamil sendiri mengetahui cara menghitung hari kelahiran bayinya dengan cara menghitungnya sendiri.  Mungkin dengan perhitungan dokter atau bidan yang di bantu dengan menggunakan usg, akan memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi karena mengukur ukuran tengkorak, panjang janin, ukuran jantung, ginjal dan lain sebagainya. Akan tetapi tidak ada salahnya ibu hamil mengetahui cara menghitung usia kehamilan dan menghitung hari perkiraan bayi lahir. Dimana memiliki tingkat akurasi yang baik juga, yuk kita coba belajar untuk menghitungnya !

Cara menghitung hari perkiraan lahir (HPL) bisa  didasarkan kepada Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) yang tentu lebih diketahui oleh wanita hamil itu sendiri. Berikut cara menghitungnya :

Sebenarnya untuk  menghitung usia kehamilan berdasar HPHT hanya dapat dilakukan oleh ibu hamil yang memiliki siklus haid normal dan teratur  yakni 28 sampai dengan 30 hari. Hal ini untuk taksiran usia kehamilan yang berdasar pada HPHT dapat menggunakan rumus Neagele, dimana selain dapat menghitung usia kehamilan , dengan rumus ini juga dapat digunakan untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL).
Dalm penggunaan rumus ini yaitu dengan menambahkan 7 pada tanggal pertama dari haid terakhir, kemudian mengurangi bulan dengan 3 dan menambahkan 1 pada tahunnnya, sedangkan untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3, misalnya Januari, Februari, dan Maret, maka bulannya ditambah 9, tapi tahunnya tetap tidak ditambah atau dikurangi.

Seperti contoh di bawah ini :

Jika HPHT anda adalah 16 november 2012, maka:
16 -11 – 12
+     –    +
7     3    1
23 – 8 –  13 (ini tanggal HPL)

Jadi taksiran waktu kelahiran anda adalah tanggal 23 agustus 2013, sedangkan untuk usia menghitung usia kehamilan tinggal menghitungnya setiap tanggal 23, jadi pada saat tgl 23 desember maka usia kehamilan Anda telah menginjak satu bulan, 23 januari telah menginjak usia 2 bulan dan begitu seterusnya.

Untuk memperkirakan Hari Perkiraan Lahir bayi tersebut sebaiknya ditambah tenggang waktu plus atau minus 7 hari dari tanggal yang telah di hitung.

Nah, bagi Anda yang tengah hamil, maka mulai saat ini Anda bisa menghitung sendiri perkiraan lahir Anda, dengan mengetahui kurang lebih waktu kelahiran tersebut maka akan mempermudah ibu hamil untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Semoga informasi ini dapat bermanafaat untuk Anda semua.

Leave a Reply