free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Cara Tepat Menyimpan ASI Perah

Pemerintah tentu sangat menyarankan Air Susu Ibu (ASI) kepada ibu menyusui, hal ini tentu saja karena ASI memiliki banyak manfaat salah satunya adalah karena ASI mengandung gizi komplit yang sangat diperlukan bayi yang baru lahir dan kolostrum salah satunya. Dimana cairan yang ada pada ASI ini merupakan makanan bayi yang mengandung gizi lengkap seperti protein, vitamin A, karbohidrat dan lemak rendah . Selain itu ternyata kolostrum juga mengandung zat kekebalan terutama lgA (immunoglobulin A) dimana dapat melindungi bayi dari masalah pencernaan seperti diare dan mampu mengeluarkan kotoran bayi baru lahir yang biasanya berwarna hitam kehijauan.

Fakta lain dari ASI yaitu dimana kandungan gizi pada ASI ternyata mampu meningkatkan perkembangan sistem syaraf otak sehingga bayi menjadi cerdas, Selain itu penggunaan ASI sangat praktis dan juga ekonomis dimana orang tua tidak perlu repot membeli susu formula dan juga peralatan menyusu lainnya seperti botol susu, termos air panas , dan lain-lain.

Akan tetapi pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan akan terkendala apabila ibu tersebut seorang wanita karir yang bekerja, apabila ibu yang bekerja tetap ingin memberikan nutrisi yang terbaik untuk bayinya maka sebaiknya tetap gunakan ASI yang di perah dan ibu pun tetap lebih tenang ketika melanjutkan memberikan bayi ASI hingga usia dua tahun.

Dalam hal ini kenapa ASI perlu diperah? Karena salah satu alasannya adalah agar payudara ibu tidak membengkak. Selain itu dengan memerah ASI juga bisa mempertahankan produksi ASI. Air  Susu Ibu Perah (ASIP) ternyata dapat berperan penting saat ibu harus berpisah dengan bayinya. Ketika Ibu yang harus memerah ASI-nya adalah biasanya apabila ibu harus kembali bekerja kembali setelah melahirkan.

Menurut Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto sangat menyarankan agar ibu yang terutama yang harus kembali kerja pasca melahirkan, harus memerah ASI nya sedini mungkin. Semakin dini ASI diperah, maka akan semakin banyak juga stok ASIP yang bisa disimpan.

Setelah ASI diperah sebaiknya ibu harus mengetahui dan memahami cara menyimpan ASIP ini. Di bawah ini adalah cara yang tepat untuk menyimpan ASI perah :

  1. Sebaiknya ASI yang sudah diperah di simpan dan ditaruh di dalam botol atau plastik penyimpanan dengan isi botol penyimpanan maksimal 3/4 botol. Selain itu jangan lupa untuk menutup botol atau plastik dengan rapat dan benar.
  2. Sebelum ditaruh di kulkas sebaiknya beri label nama, tanggal dan jam memerah ASI pada setiap botol. Baru setelah itu masukkan ASIP ke tempat penyimpanan yang sesuai.
  3. Apabila Anda ingin membekukannya, sebaiknya masukkan dulu ke dalam kulkas bagian bawah selama 30 menit, nah baru dimasukkan ke dalam freezer.
  4. Apabila ibu memerah ASI di kantor, maka setelah ASIP di perah sebaiknya disimpan di kulkas bagian bawah saja. Karena apabila disimpan di freezer tentu ada risiko mencair dalam perjalanan dan ibu tidak pernah bisa menduga berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke rumah. Perlu Anda ketahui bahwa ASI yang sudah mencair tidak bisa dibekukan lagi, kecuali yang mencair baru bagian atasnya saja.
  5. ASI segar yang baru diperah dan disimpan di freezer dengan suhu kurang lebih -15 derajat celcius dapat bertahan dua minggu. Apabila ditaruh di freezer lemari es dua pintu dengan suhu -18 derajat celcius maka dapat bertahan 3 sampai dengan 6 bulan. Nah jika diletakkan di lemari es khusus freezer ASIP mampu bertahan 6 sampai dengan 12 bulan.

Dengan bekerja tentu tidak akan menjadi halangan untuk tetap memberikan ASI ekslusif dimana merupakan makanan yang terbaik bagi bayi Anda. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply