free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Hindari 5 hal ini Jika Teman Anda Bercerai

Teman adalah tempat berbagi dikala senang ataupun susah. Teman jugalah yang pertama kali tahu Anda jatuh cinta atau ketika Anda patah hati atau putus cinta. Teman memang tempat curhat yang paling cocok untuk mencurahkan segala keluh kesah. Akan tetapi apabila teman sedang menghadapi masalah perceraian, yang mana perceraian adalah merupakan suatu masalah yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan dia selanjutnya, lalu apa yang sebaiknya Anda lakukan?

Teman tentu orang terdekat yang mungkin sangat mengerti keadaaan kita setiap saat, akan tetapi jika teman menghadapi masalah perceraian tentu akan berbeda masalahnya dengan masalah kecil lainndya, ada hal-hal yang sebaiknya Anda hindari ketika Anda mendampingi teman Anda yang bercerai, simak 5 hal tersebut di bawah ini :

1.    Hindari berbicara yang tidak Penting
Walaupun sebagai teman yang mungkin mengerti peraasan yang saat ini sedang ia rasakan, akan tetapi ada beberapa hal yang tidak Anda ketahui tentang rumah tangga mereka, sebaiknya jangan berkomentar atau berbicara yang tidak penting dan tidak perlu dibicarakan, jangan sampai Anda salah bicara dimana akan menjadi bumerang untuk diri Anda sendiri

2.    Jangan Memihak Salah Satu Pihak
Walaupun Anda berada di pihak teman terdekat Anda, akan tetapi sebaiknya jangan terlalu memihak, walaupun mungkin Anda tahu mana pihak yang salah dan mana pihak yang benar. Jadi sebaiknya jangan sekali-kali memihak pada salah satu di antaranya. Apabila Anda dalam posisi seperti ini sebaiknya jadilah pendengar saja. Karena walaupun ia adalah teman Anda, bukan berarti juga Anda harus memihak padanya. Tempatkan diri sebagai pendengar. Karena Anda tidak akan tahu secara pasti apa yang terjadi dalam rumah tangga mereka.

3.    Jangan Memicu Perang
Anda sebagai teman yang mungkin menjadi tempat curhatnya, mungkin akan merasakan sedikit emosi karena mengerti apa yang sedang dia rasakan, Tetapi Anda tetaplah orang luar yang tidak berada dalam ikatan rumah tangga yang mereka.  Jangan paksa dia untuk untuk melakukan apa yang mungkin menurut Anda benar. Orang yang bercerai pasti memiliki pertimbangan tersendiri. Jangan dipanas panasi dengan hal yang negatif. Biarkan teman Anda menjalani proses perceraiannya dengan tenang dan damai tanpa ada percekcokan.

4.    Jangan Menjadi Seorang Konselor
Posisi Anda disini hanyalah sebagai teman yang mendengarkan segala keluh kesahnya. Jadi jangan pernah memberikan saran atau dorongan lain untuk melakukan suatu tindakan kepada teman Anda. Sebaiknya Anda memberikan semangat yang positif untuk melalui hari-hari beratnya. Sebaiknya Anda menyarankan teman untuk berkonsultasi dengan orang yang lebih tepat dengan orang yang lebih profesional.

5. Jangan Menyarankan Menyewa Pengacara
Anda pasti tahu bahwa dengan menyewa pengacara, teman Anda pasti akan mendapatkan yang terbaik. Tapi perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya dengan bantuan penasihat hukum tanpa mengetahui kejadian dari dua sisi hanya akan merugikan teman Anda. Sebaiknya tetap di ingat bahwa keputusan yang dibuat selama perceraian dapat memengaruhi teman Anda secara finansial dan juga mental selama bertahun-tahun yang akan datang. Sebaiknya pikirkan kedua belah pihak dan mungkin perasaan Anak-anak mereka.

Anda sebagai teman memang harus menghindari kesalahan-kesalahan di atas untuk bisa tetap membantu teman Anda dalam masalah ini. Posisi Anda adalah menunjukan bahwa masih ada sahabat sejati yang peduli  dan tentu saja tujuan semua ini adalah untuk memastikan teman Anda mampu melewati masa sulitnya saat ini.

Leave a Reply