free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Hubungan Antara Kehamilan Dan Berat Badan

Saat seorang wanita dinyatakan hamil, maka wanita tersebut akan mengetahui berat badannya akan berangsur-angsur naik dan bertambah. Ya, selain wanita hamil tentu semua orang tahu hubungan antara berat badan dan juga kehamilan. Bagi sebagian orang berpendapat justru harus meningkatkan berat badannya agar kehamilan mereka sehat dan lancar terhindar dari berbagai gangguan. Akan tetapi mungkin ada beberapa hal yang tidak diketahui oleh kebanyakan wanita mengenai berat badan dan kehamilan. Apa sajakah itu? Simak selengkapnya di bawah ini :

1.    Wanita hamil yang mengalami obesitas berisiko terkena infeksi kandung kemih dan infeksi vagina
Wanita hamil manapun tidak ingin memiliki masalah dalam kehamilannya, begitu juga dengan wanita yang memiliki berat badan berlebih. Dengan adanya obesitas pada ibu hamil dikhawatirkan akan terjadi infeksi vagina dan juga infeksi kandung kemih yang mana akan membuat kehamilan dan persalinan semakin sulit dan juga berisiko. Selain kedua masalah tersebut, risiko dengan kelahiran prematur juga bisa di alami.

2.     Wanita yang memilik berat badan berlebihan maka berisiko melahirkan prematur
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan para ahli terhadap 1,5 juta wanita di Swedia menunjukkan bahwa wanita yang memiliki kelebihan berat badan bisa membuat wanita berisiko melahirkan bayi prematur. Dengan hal ini dokter pun berpendapat bahwa hal ini berkaitan dengan faktor-faktor lain selain obesitas yaitu peningkatan tekanan darah, masalah insulin, dan faktor lainnya.

3.    Kehamilan merupakan masa terbaik untuk menurunkan berat badan
Mungkin Anda tidak percaya dengan hal ini, akan tetapi seorang dokter menjelaskan bahwa konsep masa kehamilan bukan masa yang tepat untuk melakukan banyak aktivitas dan menurunkan berat badan merupakan hal yang salah. Karena, bagi calon ibu yang memiliki kelebihan berat badan, dokter juga menjelaskan bahwa ini merupakan masa yang baik dan tepat untuk bisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan. Dengan berat badan yang berlebih maka calon ibu tersebut mengetahui risiko yang tinggi terhadap kesehatan mereka dan juga kesehatan janin yang dikandungnya, maka wanita hamil yang memiliki berat badan berlebih akan semakin termotivasi untuk menurunkan berat badan saat kehamilan.

4.    Masa kehamilan merupakan masa terbaik untuk melakukan perubahan besar
Salah satu dokter juga menjelaskan bahwa masa kehamilan merupakan masa yang tepat untuk perubahan perilaku. Mengapa demikian? Ya, karena saat memasuki masa kehamilan maka seorang wanita akan merasa lebih bertanggung jawab atas kesehatannya dan juga kesehatan janin yang dikandungnya. Selain itu, masa kehamilan juga akan membuat wanita terbiasa dengan perawatan secara medis dan juga lebih menjaga kesehatan daripada sebelum ia hamil. Dan dengan perubahan ini dianggap sebagai saat yang tepat untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, termasuk dalam menjaga berat badan.

Nah, demikian beberapa hal hubungan antara kehamilan dan juga berat badan yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang. Ternyata kehamilan dapat memberikan banyak kesempatan untuk menjadi pribadi lebih sehat, maka untuk itu sebaiknya jangan hentikan kebiasaan dan gaya hidup sehat hanya saat masa kehamilan saja, bahkan setelah Anda memiliki anak pun Anda harus tetap menjaga untuk tetap dapat hidup sehat

Leave a Reply