free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Ibu Hamil Wajib Waspada TORCH

Selama menjalani masa kehamilan, maka ibu hamil dan juga janin yang dikandungnya sangat peka dan rentan terhadap berbagai infeksi dan juga penyakit menular. Walaupun beberapa di antaranya tidak mengancam nyawa ibu, akan tetapi bisa saja dapat menimbulkan dampak pada janin yang dikandungnya. Salah satu infeksi yang biasa menyerang ibu hamil yakni infeksi TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes Simplex).

TORCH sendiri sudah lama dikenal dan sering dikaitkan dengan kehamilan. Sebenarnya seberapa besar pengaruh infeksi tersebut tergantung dari virulensi agennya dan umur kehamilan. Untuk lebih mengetahui tentang TORCH ini simak penjelasannya berikut ini :

1.    TOXOPLASMA
Toxoplasma sendiri merupakan penyakit protozoa sistemik yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii dan biasa menyerang binatang menyusui, burung, dan manusia. Jadi jika infeksi ini mengenai ibu hamil pada trimester pertama kehamilan maka akan menyebabkan 20% janin terinfeksi toksoplasma atau kematian janin, sedangkan jika ibu terinfeksi pada trimester ke tiga kehamilan maka 65% janin akan terinfeksi. Dan infeksi ini dapat berlangsung selama kehamilan. Contoh gejala ringan toxoplasma  mirip gejala influenza, timbul rasa lelah, malas, demam, dan umumnya tidak menimbulkan masalah.

Untuk menghindari toxoplasma maka dapat dilakukan berbagai pencegahan seperti contohnya memasak daging sampai matang, selalu menggunakan sarung tangan baik saat memberi makan maupun membersihkan kotoran kucing, dan selalu menjaga kesehatan lingkungan

2.    RUBELLA
Penyakit Rubella sendiri disebabkan oleh virus Rubella yang termasuk famili Togaviridae dan genus Rubivirus, yang mana infeksi virus ini terjadi apabila adanya kontak dengan sekret orang yang terinfeksi. Penularan virus ini pada wanita yang sedang hamil kepada janinnya secara intrauterin.

Pencegahan penyakit ini antara lain dengan cara isolasi penderita guna mencegah penularan, pemberian vaksin rubela, dan semua kasus rubela harus dilaporkan ke institusi yang berwenang

3.    CYTOMEGALOVIRUS (CMV)
Penyakit jenis ini disebabkan oleh Human cytomegalovirus, subfamili betaherpesvirus, famili herpesviridae. Dan cara penularannya lewat paparan jaringan, sekresi maupun ekskresi tubuh yangterinfeksi (urine, ludah, air susu ibu, cairan vagina, dan lainlain). Apabila pada kehamilan terjadi infeksi ini maka pada janin terjadi secara intrauterin. Jika ibu hamil terkena penyakit ini maka akan menyebabkan manifestasi gejala klinik infeksi janin bawaan sebagai contohnya hepatosplenomegali, ikterus, petekie, meningoensefalitis, khorioretinitis dan optic atrophy, mikrosefali, letargia, kejang, hepatitis dan jaundice, infiltrasi pulmonal dengan berbagai tingkatan, dan kalsifikasi intrakranial. Dan apabila bayi dapat bertahan hidup maka akan disertai retardasi psikomotor maupun kehilangan pendengaran.

Cara pencegahan dapat dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan terutama sesudah buang air besar, selalu menghindari transfusi darah pada bayi dari ibu seronegatif serta menghindari transplantasi organ tubuh dari donor seropositif ke resipien seronegatif.

4.    HERPES SIMPLEKS TIPE II
Penyakit ini disebabkan karena adanya infeksi Herpes simplex virus (HSV). Pada bayi infeksi ini didapat secara perinatal akibat persalinan lama sehingga virus ini mempunyai kesempatan naik melalui membran yang robek untuk menginfeksi janin. Contoh gejala pada bayi biasanya mulai timbul pada minggu pertama setelah kelahirannya tetapi kadang-kadang baru pada minggu ke dua atau tiga. Cara pencegahan untuk menghindari penyakit ini dapat dengan menjaga kebersihan perseorangan, selalu menggunakan kondom dalam aktifitas seksual, dan penggunaan sarung tangan dalam menangani lesi infeksius.

Itulah informasi seputar TORCH yang mungkin bisa sedikit Anda ketahui secara garis besarnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan Anda dapat terhindar dari semua penyakit yang dapat mengganggu kesehatan Anda dan janin

Leave a Reply