free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Ibu Hamil Yang Mengalami Stress

Walaupun sedang memasuki masa kehamilan, akan tetap tidak dapat di pungkiri dapat mengalami stress. Baik stres tersebut berasal dari luar maupun dari dalam diri ibu hamil tersebut. Seperti kita ketahui bahwa perubahan secara fisik pada ibu hamil akan sangat mudah di tebak, dimana contohnya seperti perubahan bentuk tubuh, perut semakin membuncit, badan melebar, munculnya jerawat dan lain sebagainya. Perubahan fisik ini disebabkan adanya perubahan hormon saat memasuki masa kehamilan sehingga tidak jarang dengan berbagai perubahan ini membuat ibu hamil mengalami berbagai gangguan seperti lelah, mual muntah, letih, lebih sensitif dan tidak jarang semua ini menimbulkan stres.

Selain itu, sebagai normalnya seorang manusia yang tidak luput dari masalah, maka masalah stres yang di alami jika tidak di dukung dan dipengaruhi lingkungan sekitar yang baik maka akan berakibat buruk bagi kehamilannya. Terlabih lagi apabila stres tersebut berkelanjutan dan kronis. Stres yang kronis seperti contohnya selalu mengalami kecemasan yang berulang, frustrasi, atau ketakutan yang sudah diderita sejak lama dan dapat memiliki efek kesehatan yang merugikan. Dengan kondisi ini tentu akan berpengaruh kepada kesehatan janin di dalam perut.
Jika ibu hamil mengalami stres terlebih lagi jika stres tersebut sudah kronis maka wanita tersebut akan menghasilkan hormon kortisol dalam jumlah yang lebih tinggi. Yang mana dengan hormon-hormon ini dapat ditransfer ke janin dan dapat membatasi aliran darah ke rahim, sehingga dapat menghambat perkembangan bayi. Dan di bawah ini adalah kehamilan yang mana wanita tersebut mengalami stres kronis selama kehamilan, sehingga akan memiliki risiko seperti di bawah ini :

  1. Kemungkinan bayi akan lahir dengan gangguan mental seperti ADHD dan autism
  2. Kemungkinan kelahiran bayi prematur dan juga berat badan bayi lahir rendah
  3. Terjadinya keguguran saat kehamilan
  4. Bayi akan lahir cacat seperti contohnya bibir sumbing atau juga adanya kelainan pada tulang belakang
  5. Kemungkinan terjadinya konsekuensi pada kesehatan ibu juga yang lebih parah

Stres dengan kondisi kehidupan seperti sekarang ni memang tidak bisa dihindari, akan tetapi dapat dicegah dengan berlatih teknik-teknik manajemen stres dimana akan dengan mudah mengontrol kecemasan dan berusaha selalu tenang dan bersantai yang mana baik untuk dirinya dan janinnya. Nah, di bawah ini adalah cara untuk menghindari stres saat sedang dalam masa kehamilan. Simak selengkapnya berikut ini :

  1. Selalu berkomunikasi dengan orang lain. Dengan cara ini diharapakan akan mampu mengurangi rasa cemas, berbagi rasa takut, serta selalu mendapatkan dukungan dari orang sekitar.
  2. Percaya dan belajar bahwa Anda tidak sendirian. Selalu bicarakan rasa takut ataupun kecemasan yang Anda alami kepada suami, ibu, teman dekat, atau sebuah kelompok kehamilan dalam kelas hamil Anda
  3. Perluas pengetahuan dan wawasan  tentang semua informasi kehamilan dan juga stres yang ditimbulkan, sehingga tidak menimbulakan kegelisahan yang berarti.
  4. Sebisa mungkin selalu buat tubuh Anda dalam keadaan sehat dengan mengkonsumsi nutrisi dan asupan gizi yang lengkap dalam makanan yang sehat
  5. Luangkan waktu untuk bersantai serta menikmati hal-hal yang membuat Anda rileks dan nyaman seperti bernedam air hangat atau membaca buku di waktu luang
  6. Perbanyak melakukan relaksasi karena hal ini sangat penting ampuh untuk mengurangi stress.

Menghindari stres selama kehamilan merupakan cara terbaik untuk mendapatkan kehamilan yang sehat sehingga Anda dan si buah hati dapat tetap sehat dan lahir dengan selamat.

Leave a Reply