free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Infeksi Yang Rentan Di Alami Ibu Hamil

Kasih sayang seorang ibu memang tiada batasnya. Begitu juga saat bayinya masih di dalam kandungan. Hal yang ajaib dan menakjubkan yakni dimana seorang ibu mampu menjadi pelindung bayinya ketika berada di dalam perut. Untuk melindungi bayinya yang sedang berada di dalam perut, sistem kekebalan tubuh seorang ibu hamil akan melemah selama masa kehamilan tersebut, dan tentu saja tujuannya untuk pertumbuhan janin di dalam rahim. Itulah sebabnya tubuh ibu yang sedang hamil sangat rentan terhadapa berbagai penyakit, mudah lelah, munculnya berbagai keluhan dan lain sebagainya.

Dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah inilah yang mana turut membuka jalan bagi banyak infeksi. Dengan adanya infeksi selama kehamilan apabila tidak diwaspadai, maka dapat berakibat fatal, baik bagi ibu hamil sendiri maupun bayi yang di kandungnya. Akan tetapi  jika dapat didiagnosis pada tahap awal, maka tentu segala bentuk infeksi yang dapat menyerang ibu hamil dapat disembuhkan.

Nah,supaya terhindar dari berbagai risiko infeksi selama masa kehamilan tersebut, ada baiknya jika ibu hamil mengetahui gejala dan risiko apa saja yang mungkin terjadi infeksi selama masa kehamilan, simak keterangan lengkapnya berikut ini :

1.    Flu Babi
Infeksi pertama yang dapat menyerang ibu hamil yalni flu babi atau swine flu.  Dimana flu babi ini dapat mengakibatkan komplikasi pada kehamilan. Prose penyebarluasannya melalui virus H1N1, melalui batuk, dan bersin orang yang terinfeksi. Contoh gejala flu babi dan flu biasa contohnya seperti tiba-tiba merasa kelelahan, demam, batuk, dan sakit kepala.

2.    Cacar Air
Contoh gejala cacar air seperti mengantuk, adanya ruam kulit yang parah pada tubuh atau masalah pernapasan merupakan beberapa indikasi cacar air. Walaupun ibu terinfeksi cacar air, akan tetapi sebagian besar infeksi ini tidak berakibat fatal bagi bayi. Hanya saja dalam beberapa kasus, cacar air dapat mengembangkan pneumonia atau radang paru-paru pada ibu. Dan perlu Anda ketahui, apabila infeksi ini terjadi pada trimester pertama kehamilan maka dapat benar-benar disembuhkan. Sehingga tidak berbahaya bagi ibu dan juga janin

3.    Infeksi Saluran Kemih
Ibu hamil rentan terinfeksi saluran kemih, yang mana pada umumnya merupakan infeksi bakteri yang dikembangkan dalam sistem kemih. Dan apabila tidak segera ditangani dengan tepat, maka infeksi dapat mencapai ginjal. Infeksi ini tidak memberikan resiko pada kehamilan, akan tetapi ada kemungkinan bayi lahir prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah. Nah, jika Anda menemui gejala seperti sakit di panggul atau ada masalah saat buang air kecil, maka segera konsultasikan dengan dokter

4.    Campak Jerman
Nama lain dari campak jerman yakni rubella, dan jika terjadi dan berkembang selama masa kehamilan maka dapat mengakibatkan terjadinya komplikasi kesehatan utama. Contoh gejala campak jerman sepeti sakit kepala, hilangnya nafsu makan, serta radang selaput pada kelopak mata dan bola mata. Dengan infeksi penyakit sebenarnya memiliki risiko tinggi terhadap kehamilan karena berakibat fatal yakni dapat menyebabkan keguguran jika dikembangkan dalam 11 pekan pertama kehamilan. Dan untuk mencegah infeksi ini sebaiknya ibu hamil mendapatkan vaksinasi satu bulan sebelum mencoba untuk hamil sebagai pencegahan untuk menghindari infeksi.

Nah, itulah beberapa infeksi yang dapat berkembang selama masa kehamilan, semoga informasi ini menambah pengetahuan Anda.

Leave a Reply