free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Jika Ibu Hamil Masih Menyusui

Ini memeng bukan kasus yang berat dan langka, karena ternyata banyak ibu yang masih menyusui dan dihadapakan dengan kehamilan baru. Ketika seorang Ibu mendapatkan anugrah mengandung kembali padahal si Kecil masih menyusu, maka bukan berarti Ibu harus stop menyusui si Kakak, terlebih lagi jika si Kakak masih membutuhkan ASI eksklusif dari Anda. Hal ini karena ibu sendiri tahu bahwa pemberian ASI eksklusif sangat dianjurkan.

Sebagian besar ibu yang mengalami hal ini, maka akan mengambil langkah untuk menyapih si Kakak begitu mengetahui hasil tes kehamilannya positif dan sedang mengandung kembali, akan tetapi ada juga sebagian ibu  yang lain melanjutkan untuk tetap memberikan ASI. Nah, apabila seorang ibu memutuskan untuk tetap memberikan ASI pada si Kakak, maka sebelumnya Ibu harus siap dengan perubahan yang akan terjadi. Dimana mungkin kandungan ASI akan berubah, demikian juga dengan rasa dan mungkin jumlah yang akan dapat berkurang, terutama dimana sedang memasuki usia kehamilan bulan ke-4 atau ke-5. Dengan hal ini maka memungkinkan si Kakak akan berhenti menyusu dengan sendirinya walaupun adiknya belum lahir. Untuk tetap memperhatikan kesehatan dan juga nutrisi si kakak, ada baiknya Anda selalu memantau secara rutin berat badannya untuk tetap memastikan asupan makanannya cukup.

Hal lain yang juga harus di perhatikan ketika ibu mengandung juga menyusui adalah dimana pada umumnya puting susu ibu akan menjadi lebih lunak dan sering lecet. Maka untuk menyiasatinya hal ini, sebaiknya dilakukan dengan mencari posisi menyusui yang nyaman. Selain itu untuk Agar menghindari Ibu merasa kelelahan maka sebaiknya banyak mengkonsumsi vitamin dan juga nutrisi yang dapat mencukupi kebutuhan Ibu saat ini yang sedang mengandung dan juga menyusui

Selain yang di sebutkan di atas, ibu juga harus tetap waspada dengan kemungkinan terjadinya kontraksi rahim saat ibu sedang menyusui. Kontraksi sendiri memang normal terjadi dalam kehamilan, hal ini karena pengaruh dari hormon oksitosin. Bunda, hingga saat ini belum pernah ditemukan kasus ibu menyusui selama kehamilan muda yang mana akan menyebabkan keguguran, terkecuali jika Ibu pernah memiliki riwayat keguguran atau melahirkan bayi dengan prematur sebelumnya, maka sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter atau bidan, sebelum melanjutkan pemberian ASI pada si Kakak.

Sedangkan menurut penelitian para ahli menyatakan bahwa rahim tidak akan terpengaruh hormon stimulasi oksitosin hingga usia kehamilan mencapai 24 minggu, sehingga pada umumnya Ibu cukup aman memberikan ASI pada si Kakak sampai dengan usia kehamilan  berusia 20 minggu. Dan tentu saja, dengan tetap memperhatiakn kesehatan dan juga kehamilan Ibu tersebut dalam kondisi yang baik dan prima.

Sebenarnya dengan memberikan ASI ketika Anda sedang hamil, maka tidak akan mengurangi jatah nutrisi janin atau menguras nutrisi tubuh Ibu, dengan syarat dimana kebutuhan nutrisi Ibu harus terpenuhi dengan baik. Selama masa menyusui sendiri, sebaiknya Ibu mendapat tambahan sekira 500-800 kalori setiap harinya, mengonsumsi gizi sehat, lengkap dan juga seimbang, selain itu diperlukan juga masuknya banyak cairan yang cukup agar berat badan meningkat sesuai usia kehamilan. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan Anda.

Leave a Reply