free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Jika Ketuban Pecah Sebelum Waktunya

Kehamilan selain sebuah peristiwa yang menyenangkan, ternyata kehamilan juga merupakan suatu masa kritis dimana kita harus memberikan perhatian yang ekstra. Karena pada masa kehamilan tersebut banyak akan terjadi perubahan dan juga kemungkinan banyak terjadinya komplikasi. Jika dalam suatu masalah terjadi keterlambatan penanganan maka akan menjadi suatu hal yang sangat berisiko. Salah satu masalah yang sangat riskan dan kita tidak mengetahui waktunya yakni jika ketuban pecah dini.

Ketuban pecah dini atau ketuban yang pecah sebelum waktunya merupakan suatu keadaan dimana air ketuban mengalir dan merembes atau keluar dengan sendirinya dan terus menerus dari bagian jalan lahir akan tetapi tidak disertai dengan tanda persalinan. Jika hal ini terjadi tentulah sangat beresiko, baik ketuban pecah dalam usia kehamilan muda maupun usia kehamilan tua.

Banyak faktor penyebab ketuban pecah dini seperti adanya infeksi pada jalan lahir, karena di sebabkan benturan, adanya trauma baik fisik maupun psikis, berkurangnya ketahanan selaput ketuban menahan tekanan dan lain sebagainya.

Jika hal ini terjadi dan air ketuban keluar maka selaput yang melindungi janin sudah robek, sehingga air ketuban tersebut akan berkurang jumlahnya. Karena dalam masa kehamilan air ketuban idealnya yakni sekitar >500 cc sampai dengan 1000 cc. Jika ketuban pecah dini terjadi makan akan terjadi hal-hal seperti di bawah ini :

1.    Infeksi
Dengan keadaan dimana air ketuban keluar sebelum waktunya maka berarti selaput ketuban tersebut sudah robek, dan hal ini kemungkinan bisa menjadi jalan masuk bagi kuman, sehingga ibu hamil tersebut akan demam dan bayinya juga akan terinfeksi.

2.    Kelahiran Prematur
Dengan kehamilan yang masih belum cukup umur, dengan terjadinya pecah ketuban maka akan merangsang kontraksi sehingga akan terjadi pembukaan jalan lahir dan secara otomatis bayi akan lahir sebelum waktunya. Jika memang keadaan air ketuban sudah habis maka dikhawatirkan terjadi infeksi sehingga dokter atau bidan akan menyarankan untuk melahirkan bayinya saja, walaupun dalam keadaan prematur

Nah, untuk menghindari ke ketuban pecah dini, Anda bisa melakukan hal-hal seperti di bawah ini :

1.    Ibu hamil sebaiknya menghindari perjalanan jauh karena akan menyebabkan kelelahan dan akan menimbulkan ketegangan fisik maupun mental
2.    Selalu hindari makanan yang dapat memicu kontraksi rahim seperti makanan yang mengandung zat fermentasi, minuman beralkohol dan lain sebagainya
3.    Selalu hindari terjadinya trauma atau benturan fisik di daerah perut
4.    Hindari terjadinya infeksi padadaerah kewanitaan
5.    Lebih berhati-hati jika berhubungan seksual, terutama pada usia kehamilan yang memasuki trimester 2,
6.    Ibu hamil harus menghrindari stres berlebihan

Nah itulah penjelasan tentang ketuban yang pecah lebih dini atau sebelum waktunya, jika terjadi hal tersebut sebaiknya jangan panik dan segera hubungi bidan atau dokter, nah untuk mencegah hal tersebut terjadi maka diperlukan pencegahan dan sebaiknya lakukan pencegahan seperti yang telah di jelaskan di atas. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan bayi Anda dapat lahir dengan selamat.

Leave a Reply