free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Jika Si Bayi Menendang-nendang Di Rahim Ibu

Merupakan suatu kebahagian tersendiri seorang wanita dimana bisa hamil dan melahirkan anaknya, ketika menjalani masa kehamilan, dengan perubahan sekecil apapun yang terjadi pada si buah hati akan menjadi suatu hal yang menakjubkan bagi seorang ibu. Saat menjalani masa kehamilan hari demi hari akan di lalui oleh seorang ibu dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Selain itu sang ibu akan merasa tidak sabar untuk segera melahirkan sang buah hati ke dunia.

Saat kehamilan, ternyata gerakan janin di dalam perut tidak hanya berupa tendangan, akan tetapi si janin kadang kala akan berputar, bergeser, hanya sekadar bergoyang-goyang, kadang meninju dengan kepalan tangannya yang mungil dan saat dimana bayi cegukan, maka ibu bisa merasakan semuanya. Selain itu ibu juga akan merasakan jika janinnya tumbuh dengan penuh energi.

Gerakan bayi seperti menendang, berputar dan lain sebagainya akan muncul pada waktu yang berbeda. Perlu Anda tahu bahwa biasanya bayi yang tumbuh sehat maka akan lebih sering bergerak dalam rahim Ibu. Selain itu dengan memperhatikan gerakan si janin di perut Anda juga dapat melihat perkembangan kesehatannya, jadi perlu di waspadai jika gerakan bayi menurun atau berkurang.

Sebenarnya seorang ibu yang memiliki tubuh lebih kurus maka akan merasakan gerakan bayinya lebih awal dibandingkan dengan Ibu yang memiliki tubuh lebih gemuk. Dimana biasanya seorang ibu yang sedang hamil mulai akan merasakan tendangan si janin ketika memasuki usia kehamilan antara 16 sampai dengan 22 minggu, akan tetapi bayi mulai bergerak saat berusia 7 atau 8 minggu.

Saat menginjak usia kehamilan 5 bulan, maka ibu akan merasakan bayinya mulai gelisah atau sekadar menggeliat. Seorang ibu yang baru pertama kali mengalami kehamilan, maka biasanya akan dapat merasakan gerakan janin antara usia kehamilan 18 sampai dengan 24 minggu. Bunda, ternyata ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi cepat tidaknya seorang ibu dapat  merasakan gerakan tersebut, yakni faktor berat badan Ibu, lokasi plasenta dan jumlah kehamilan sebelumnya.

Apa yang seorang ibu lakukan, ternyata dapat juga membuat bayi terbuai dan tertidur. Ketika Ibu sedang beristirahat atau setelah makan, maka ibu akan merasakan aktivitas si bayi. Hal ini dikarenakan  jika ibu setelah makan, maka lonjakan kadar gula dalam darah akan memberikan energi pada bayi dan begitu juga sebaiknya jika ibu merasa cemas atau sedih maka janin juga akan merasakan hal yang sama.

Bunda, ketika memasuki usia kehamilan trimester 3 atau saat usia kehamilan menginjak bulan ke 7, maka dokter kandunagan Anda akan menganjurkan Anda meluangkan waktu setiap hari untuk menghitung jumlah tendangan si bayi. Sebaiknya pilihlah waktu pada saat Ibu merasakan janin paling aktif. Dengan posisi duduk tenang atau berbaring di salah satu sisi, maka perhatian Ibu tidak mudah teralihkan. Sebaiknya hitung semua gerakan bayi di dalam perut. Perlu diwaspadai jika dalam satu jam janin tidak melakukan 10 gerakan, maka cobalah untuk mengonsumsi beberapa camilan, minum jus buah atau sekedar berbaring atau berjalan-jalan sekitar 5 menit. Hal ini sangat berguna untuk membangunkan si janin dalam perut. Ingat bunda, jika Anda hanya merasakan 10 gerakan bayi atau bahkan kurang dalam jangka waktu lebih dari 2 jam, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Leave a Reply