free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Kenali Lebih Dekat Tentang Pil KB

Pil KB sendiri merupakan suatu alat kontrasepsi yang sudah cukup lama dikenal masyarakat Indonesia. Dan sebagai alat kontrasepsi, pil KB merupakan salah satu yang paling mudah dan efektif untuk mencegah kehamilan selama penggunaannya sesuai dengan ketentuan dan aturan yang benar. Pada beberapa tahun belakangan ini, pil KB sendiri telah diperbaharui formulanya dimana kadar hormonnya lebih sedikit, hal ini bertujuan agar efek sampingnya lebih sedikit, akan tetapi  tetap efektif dan memiliki manfaat tambahan bagi kesehatan tubuh.

Lalu bagaimanakah cara kerja pil KB? Cara kerjanya yakni, ketika terjadi kehamilan pada saat sel telur dibuahi oleh sperma yang kemudian hasil pembuahan ini akan menempel pada dinding uterus atau rahim. Akan tetapi pada saat seorang wanita mengonsumsi pil KB, maka kandungan hormonal dalam pil akan menghambat keluarnya sel telur atau terjadinya pematangan, sehingga tidak akan ada sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma tersebut. Selain itu, lendir pada leher rahim pun menjadi lebih kental, sehingga sperma akan sukar menembus sel telur untuk dibuahi. Selain itu, kandungan hormon yang ada dalam pil KB juga akan mempengaruhi ketebalan lapisan rahim itu sendiri, maka akan menyebabkan hasil pembuahan sukar menempel pada dinding rahim.

Pil KB di bagi kedalam beberapa jenis, yaitu :

1.    Pil KB kombinasi hormon estrogen dan progesteron:

  • Pil KB yang terdiri dari 21 pil yang mana dikonsumsi setiap hari pada waktu yang sama selama 21 hari. Kemudian wanita tersebut akan menghabiskan satu strip pil KB berisi 21 pil, dan wanita tersebut berhenti selama tujuh hari dan selanjutnya mulai mengonsumsi strip pil KB yang baru.
  • Pil KB yang dikonsumsi selama 28 hari, yakni pil yang berjumlah 21 pil berisi hormon kombinasi dan tujuh pil tanpa kandungan hormon atau obat dan hanya mengandung vitamin (plasebo) dimana sebagai pengingat agar wanita tersebut tidak terlewat mengonsumsi pil KB setiap hari. Akan tetapi, selama wanita tersebut mengonsumsi tujuh pil plasebo setiap hari yang warnanya berbeda dari 21 pil lainnya, maka akan mendapat menstruasi.
  • Pil KB kombinasi lain yang terdiri dari 24 pil hormon kombinasi dan empat pil plasebo, dalam periode ini menstruasi wanita tersebut lebih singkat.

2. Pil mini

Pil Mini yaitu pil yang mengandung kadar hormon progesteron tanpa estrogen dan biasanya sering digunakan pada ibu menyusui, hal ini di karenakan estrogen sendiri dapat menurunkan produksi ASI. Pil mini sendiri sangat ideal digunakan oleh ibu yang memiliki risiko penggumpalan darah atau risiko lainnya yang berkaitan dengan konsumsi estrogen.

3. Pil KB darurat

Pil KB ini sebenarnya tidak diminum secara teratur seperti halnya pil kombinasi dan juga pil mini, karena pil KB darurat diformulasikan untuk mencegah kehamilan setelah melakukan hubungan seksual tanpa perlindungan kontrasepsi. Pil ini biasanya akan bekerja mencegah pembuahan sperma pada sel telur dengan cara mengentalkan lendir mulut rahim. Jadi pil pertama sebaiknya diminum sesegera mungkin setelah melakukan hubungan seksual, dimana tidak lebih dari 120 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan kontrasepsi. Dan pil kedua lalu diminum 12 jam setelah tablet pertama diminum.

Sebenarnya ada beberapa keuntungan dari kontrasepsi pil KB, selain untuk merencanakan atau mencegah kehamilan, Pil KB juga membantu siklus menstruasi menjadi lebih teratur, dapat  mengurangi nyeri haid, mampu menurunkan risiko terbentuknya kista indung telur, dan untuk kecantikan dimana pil KB ampuh untuk mengurangi timbulnya jerawat. Akan tetapi pil KB juga tidak lepas dari beberapa risiko kesehatan, contohnya seperti terjadinya gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah dan pil KB juga dapat meningkatkan risiko kencing manis. Oleh sebab itulah, maka sebelum seorang wanita  memutuskan untuk memilih pil KB sebagai kontrasepsi, sebaiknya periksa kesehatan terlebih dahulu.

Leave a Reply