free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Keputihan Saat Kehamilan

Keputihan sendiri yakni berupa sekresi cairan vaginal dalam jumlah tertentu. Keputihan sendiri merupakan sesuatu hal yang normal, akan tetapi jika muncul dalam jumlah, tekstur, dan penyebab yang abnormal maka ini merupakan bentuk keputihan atau fluor albus yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Seperti kita tahu bahwa penyebab penyakit keputihan tentu sangat banyak dan  beragam, seperti misalnya ada infeksi bakteri, jamur, parasit, virus, dan juga adanya gangguan hormon.

Keputihan tidak hanya terjadi pada seorang wanita biasanya, keputihan sendiri bisa terjadi pada seorang wanita yang sedang hamil. Dan biasanya pula wanita hamil mengalami lebih banyak mengeluarkan cairan dari pada kondisi normal, hal ini tentu saja disebabkan karena adanya perubahan hormon estrogen di dalam tubuh saat wanita sedang hamil. Keputihan saat kehamilan merupakan suatuyang normal akan tetapi ada juga keputihan pada ibu hamil yang memang memerlukan beberapa tindakan sehingga tidak akan menimbulkan berbagai gangguan dan infeksi yang mengkhawatirkan.

Sebenarnya penyakit keputihan yang diakibatkan adanya infeksi di usia trimester ketiga merupakan suatu masa rawan pada wanita hamil. Jadi apabila tidak segera diatasi masalah penyakit keputihan ini akan menimbulkan berbagai masalah kehamilan, seperti pendarahan yang berkaitan dengan pecahnya ketuban, bayi lahir prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan infeksi rahim pasca persalinan. Bahkan menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa wanita hamil yang memiliki penyakit keputihan akibat infeksi maka beresiko mengalami keguguran pada trimester kedua usia kandungan.

Keputihan saat menjalani masa kehamila tentunya akan membuat kurang nyaman, selain itu akan berakibat buruk pada kesehatan ibu dan janin yang di kandungnya. Untuk mengurangi resiko yang disebabkan penyakit keputihan itu sendiri maka ikuti tips untuk menghindari keputihan seperti di bawah ini :

  1. Seorang ibu yang sedang hamil sebaiknya menggunakan baju atau pakaian yang nyaman di gunakan, selain itu perhatikan bahan yang memiliki sirkulasi udara yang baik, jangan menggunakan celana ketat dan berbahan panas, karena dengan ini akan menghambat sirkulasi udara sehingga ekosistem di organ kewanitaan menjadi lebih lembab maka akan berpotensi bagi tumbuhnya jamur dan bakteri penyebab keputihan.
  2. Ibu hamil sebaiknya mengurangi penggunaan sabun pencuci atau pewangi organ kewanitaan, karena hal ini akan merusak kadar keasaman vagina.
  3. Hindari segala sesuatu yang dapat menyebabkan ibu hamil mengalami stres dan juga kelelahan atau kecapaian karena dua hal  tersebut ternyata dapat memicu terjadinya keputihan.
  4. Selalu jaga kebersihan organ wanita, salah satunya dengan cara rutin mengganti celana dalam.
  5. Konsumsi makanan yang bergizi baik dan juga seimbang untuk kesehatan Anda dan juga janin

Nah, jika Anda terlanjur mengalami keputihan pada saat kehamilan, maka atasi dengan cara di bawah ini :

  1. Selalu jaga kebersihan dengan mengganti secara rutin pakaian dalam, dan selalu hanya gunakan pakaian dalam yang benar-benar bersih dan kering
  2. Kurangi dan hindari makanan yang kurang sehat dan mengandung gula, madu, sirup atau soda.
  3. Hentikan penggunaan sabun kewanitaan, sebaiknya bersihkan organ kewanitaan cukup dengan air bersih saja
  4. Selalu konsumsi makanan atau minuman yang sehat seperti yoghurt. Dalam hal ini ternyata yogurt memiliki bakteri baik yang bermanfaat untuk menjaga keasaman sekaligus melawan bakteri jahat di vagina.
  5. Apabila kondisi keputihan semakin memburuk sebaiknya segera hubungi dokter

Itulah beberapa informasi tentang keputihan yang dialami ibu hamil. Semog bermanfaat

Leave a Reply