free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Ketahui Kadar SPF Yuk

Ketika menggunakan lotion tubuh maka kita sering mendengar atau membaca kata SPF. Biasanya setiap produk kecantikan kulit memang mengandung SPF atau Sun Protection Factor. SPF disini merupakan indikator lamanya tingkat perlindungan terhadap kulit. Semakin tinggi SPF, makin semakin lama Anda dapat berpanas-panasan di bawah paparan sinar matahari langsung.

Baiknya Anda harus mengetahui lebih dulu berapa lama kulit mampu bertahan tanpa Lotion. Oleh karena itu penting untuk mengetahui hasil perhitungan kadar SPF dan lamanya Anda berada di bawah sinar matahari.

Sebelum mengetahui rumus SPF,  perlu diketahui bahwa sinar matahari mengandung UltraViolet (UV). Dalam batas normal, sinar ultraviolet sangat berguna bagi tubuh, seperti contohnya untuk membentuk vitamin D dari provitamin D. Sinar matahari membuat tulang tidak mudah keropos, membentuk tirosin menjadi melanin sehingga kulit berwarna, dan juga mampu membunuh bakteri jahat yang dapat menyebabkan penyakit seperti jamur. Lebih spesifik lagi, perlu diketahui bahwa sinar matahari terdiri dari 3 komponen utama, yaitu sinar UVA, UVB, dan UVC.

1.    Sinar UVA
Sinar UVA mampu lebih dalam menembus kulit dan juga memiliki jangka waktu yang lebih lama untuk menimbulkan kerusakan pada kulit, seperti contohnya kerutan atau terjadi gejala-gejala penuaan dini. Selain itu dengan sinar UVA akan membuat kulit menjadi hitam (tanning).

2.    Sinar UVB
Dengan paparan sinar UVB sekitar 15 menit per hari sebenarnya sangat penting untuk memicu pembentukan vitamin D3 dimana mampu melindungi kulit terhadap pembakaran lebih lanjut dengan cara menebalkan lapisan tanduk pada kulit. Akan tetapi apabila terlalu sering maka akan menyebabkan kulit menjadi terbakar dan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker kulit.

3.    Sinar UVC
Sinar UVC sangat berbahaya dan sangat merusak kulit, tetapi jangan khawatir dulu karena sinar UVC dapat ditahan terlebih dahulu oleh lapisan ozon. Tetapi apabila terjadi kebocoran lapisan ozon (O3) akan menyebabkan beberapa bagian kecil dari sinar  UVC masuk ke bumi. Dengan maraknya pembalakan liar, dan polusi udara, lapisan ozon yang kita miliki terancam rusak. Jadi tidak heran akhir-akhir ini sinar matahari terasa sangat menyengat dan membakar kulit.

Nah, setelah mengetahui kandungan sinar matahari di atas, maka sebelum Anda melakukan aktifitas di luar yang membuat Anda akan terpapar sinar matahari langsung maka sebaiknya gunakan tabir surya atau lotion dengan kandungan SPF yang sesuai dengan lamanya waktu Anda berada di bawah sinar matahari.

Misalnya kulit Anda akan berada di bawah paparan matahari langsung selama 10 menit (biasanya ini disebut sebagai initial burning time), sebaiknya digunakan lotion dengan SPF di kali 10 menit. Nilai tersebut menunjukkan daya tahan tabir surya dalam melindungi kulit Anda. Contoh lain, apabila nilai SPF adalah 15, berarti sunblock atau lotion tersebut dapat melindungi kulit selama 15 x 10 menit = 150 menit atau 2 hingga 2,5 jam dari sengatan sinar ultraviolet sebelum kulit menjadi terbakar dan merah. Nah, apabila menggunakan lotion kulit dengan nilai SPF 50 maka dapat melindungi kulit selama 8 jam. Jangan khawatir jika Anda akan berada lama di bawah matahari langsung karena kini sudah banyak tabir surya dengan nilai SPF tinggi, seperti 30 dan 50, dimana berfungsi tidak hanya mencegah sengatan sinar UV tetapi dapat memutihkan kulit.

Nah, demikian cara menghitung kandungan SPF dan paparan sinar matahari. Setelah mengetahui kadar SPF ini semoga Anda tidak lagi salah dalam mengguankan tabir surya atau lotion dengan kandungan SPF di dalamnya.

Leave a Reply