free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Manfaat Finger Food Untuk Si Kecil

Fungsi Finger food sendiri yakni salah satunya dapat melatih bayi makan makanan dari genggamannya sendiri. Hal ini tentu sangat penting dilakukan untuk melatih pertumbuhan dan juga perkembangan motorik bayi, seperti yang dilansir dari Femalefirst, “mengekspos bayi untuk berbagai macam finger food pada usia dini maka membantu mereka mulai berlatih keterampilan sehari-hari, seperti menggunakan pegangan menjepit mereka dengan ibu jari dan telunjuk, keterampilan untuk mengambil benda-benda kecil.”

Bunda, saat si kecil mulai mendapatkan makanan padat, maka hal ini akan menjadi  pengalaman yang baru baginya. Dimana si kecil akan mulai bereksplorasi dengan mengenai rasa, tekstur dan juga hal-hal baru seputar makanan padat tadi, karena sebelumnya lidah si kecil lebih akrab dengan makanan cair yakni susu.

Bahkan dua orang peneliti dari Inggris menyatakan bahwa pada saat penyapihan, dengan memberikan finger food padat pada si bayi akan membantu proses penyapihan dengan dua manfaat:

Pertama yakni bayi akan tumbuh sehat dengan nutrisi pilihan yang sehat

Kedua yakni bayi-bayi ini akan berisiko lebih kecil untuk memiliki kelebihan berat badan pada masa kanak-kanak, jika hal ini dibandingkan dengan bayi yang mengonsumsi makanan padat berupa ‘puree’ dengan menggunkan sendok.

Dalam sebuah penelitian yang telah dipresentasikan pada British Medical Journal (BMJ) pada awal tahun 2012 menyatakan pandangannya mengenai bagaimana gaya penyapihan yang spesifik dapat mempengaruhi pilihan makanan dan indeks masa tubuh sejak dini di masa kanak-kanak nanti.

Dan dalam Penelitian tersebut yang telah dilakukan oleh Dr. Ellen Townsend dari Universitas Nottingham yang mana telah mengevaluasi 155 anak-anak usia 20 minggu hingga 6,5 tahun, serta memberikan kuesioner seputar pemberian makanan padat pada masa penyapihan pada para orangtua, telah didapatkan hasil yakni sebagian besar orang tua mengijinkan bayi mereka makan sendiri jenis makanan finger food setelah usia 6 bulan, sedangkan sebagian lagi orang tua menggunakan metode konvensional dengan memberikan makanan puree atau makanan padat yang dihaluskan. Berdasarkan hasil pengamatan, maka terlihat anak-anak kelompok yang mendapatkan finger food padat ternyata lebih menyukai makanan dengan kandungan karbohidrat dibandingkan kelompok yang diberi makan puree dengan sendok yang lebih menyukai pilihan makanan yang manis.

Finger food sendiri sebaiknya diberikan ketika si kecil sudah dapat duduk tegak dan mampu menggerakkan tangannya atau memegang objek lain untuk dimasukkan ke dalam mulut, akan tetapi si Ibu harus tetap mengawasi agar si kecil terhindar dari kemungkinan tersedak.  Makanan yang diberikan kepada si kecil sebaiknya memiliki tekstur yang lembut, mudah ditelan, dan juga dapat dipotong menjadi beberapa bagian kecil. Seperti misalnya sepotong kecil pisang, membuat telur orek, pasta yang dimasak dengan matang, potongan ayam telah dimasak, atau juga potongan kentang yang telah lunak dan dimasak matang terlebih dahulu.

Food finger memang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil maka si Ibu sebaiknya lebih mengetahui dan mempelajari tentang food finger ini. Nah, dengan informasi di atas semoga dapat bermanfaat untuk Anda dan si kecil

Leave a Reply