free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Masalah Yang Mungkin Timbul Saat Kehamilan

Masalah yang mungkin timbul selama kehamilanDalam memasuki masa kehamilan, seorang wanita tentu lebih rentan mengalami berbagai kecemasan, baik yang terkait dengan masalah kesehatan janin maupun kesehatan dirinya sendiri. Untuk mengurangi berbagai rasa cemas yang melanda, sebaiknya wanita hamil mengetahui masalah apa saja yang mungkin timbul selama masa kehamilan. Nah, berikut ini adalah beberapa masalah atau keadaan yang mungkin dapat terjadi selama masa kehamilan. Simak baik-baik di bawah ini :

1.    Muncul Flek
Selama masa kehamilan, maka kehamilan yang normal sebenarnya tidak boleh mengalami pendarahan, meskipun hanya timbul flek coklat. Perdarahan tersebut sebaiknya harus dicari penyebabnya dengan teliti. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

2.    Bayi Terlilit Tali Pusat
Masalah atau kejadian seperti bayi terlilit tali pusat terjadi pada sekitar 20% persalinan normal dan  hal ini tidak selalu membahayakan si janin. Akan tetapi dalam proses persalinan ketika mulai timbul kontraksi dan kepala janin mulai turun memasuki rongga panggul, maka lilitan tali pusat menjadi makin erat dan menyebabkan penekanan pembuluh darah tali pusat. Ketika menghadapi hal seperti ini maka harus segera ambil keputusan yang tepat untuk tetap melanjutkan proses persalinan yaitu dengan memberi oksigen pada ibu dalam posisi miring. Akan tetapi apabila persalinan masih  lama dan detak jantung janin makin lambat, maka persalinan harus dengan operasi cesar.

3.    Diabetes Gestasional
Sebenanya sekitar 2 s.d 5% ibuhamil dapat mengalami diabetes gestasional dengan peningkatan hingga 7 s.d 9% pada ibu yang memiliki faktor risiko seperti berusia di atas 35 tahun, memiliki riwayat diabetes dalam keluaraga atau memiliki berat badan berlebih. Untuk menghindari hal ini sebaiknya periksa lebih awal dan lebih sering. Diabetes gestasional sendiri merupakan keadaan sementara pada ibuhamil dimana tubuh tidak memproduksi cukup banyak insulin untuk zat gula dalam tubuh selama kehamilan. Dan dalam keadaan ini bisa disebut juga intoleransi glukosa atau intoleransi karbohidrat.

4.    Bayi Lahir Prematur
Premature Rupture of Membrane (PROM) atau pecahnya membran prematur merupakan penyebab kelahiran bayi prematur yang paling umum terjadi. Hal ini bisa terjadi apabila kantung yang berisi bayi dan cairan amniotik pecah atau menyembur sebelum waktunya lahir. Biasanya faktor pemicu kelahiran prematur yakni ibu memiliki mulut rahim yang lemah, stress, bentuk rahim tidak normal, dan hamil di usia di atas 32 tahun

5.    Bayi lahir dengan Sindroma Down
Hal ini bis terjadi karena adanya kelainan pembelahan sel di seluruh tubuh anak yang disebut non disjunction. Dimana menghasilkan embrio (janin) dengan 3 copy kromosom, bukan 2 copy sebagaimana normalnya. Sampai dengan saat ini penyebab non disjunction belum diketahui. Akan tetapi sebesar 80% penyandang sindroma down dilahirkan oleh ibu muda usia, bukan ibu di atas 35 tahun yang sebelumnya menjadi fokus penyebab anak terlahir dengan sindroma down. Tentu saja dalam hal ini faktor usia bukan  menjadi penyebab utamanya

6.    Bayi BBLR (Berat Badan Lahir Rendah)
Biasanya bayi yang BBLR maka erat hubungannya dengan usia kehamilan yang belum cukup bulan atau biasa disebut dismaturitas. atau bayi lahir cukup bulan tapi BB saat lahir lebih kecil ketimbang masa kehamilannya dan tidak mencapai 2.500 gram. Biasanya hal ini terjadi karena disebabkan adanya gangguan pertumbuhan bayi sewaktu dalam kandungan disebabkan penyakit pada ibu seperti misalnya kelainan plasenta, infeksi, hipertensi dll.

Itulah beberapa masalah yang mungkin timbul selama dalam masa kehamilan, akan tetapi semua masalah ini apabila diketahui dengan dini bisa dikonsultasikan dengan dokter kandungan Anda, sehingga bisa diberikan solusi terbaik untuk kesehatan Anda dan buah hati.

Leave a Reply