free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Mengasah Kecerdasan Naturalistik Si Kecil

Apakah akhir-akhir ini Anda suka memperhatikan si kecil yang mulai suka mengumpulkan dedaunan, biji-bijian, buah-buahan kering, kulit kerang dan bahkan bebatuan. Nah, kali ini jangan marahi si kecil karena jika menurut Anda si kecil mulai mengumpulkan banyak sampah, karena sebenarnya si kecil yang memiliki kesukaan atau kebiasaan seperti ini bisa disebut memiliki kecerdasan naturalistik.

Apa sebenarnya kecerdasan naturalistik? Kecerdasan naturalistik yakni kemampuan mengenali dan menglasifikasi pola-pola alam. Walaupun berbagai koleksinya lebih mirip sampah tetapi sebenarnya itu merupakan suatu bahan pelajarannya untuk mengasah kecerdasan naturalistiknya. Apabila Anda mendapati si kecil memiliki kebiasaan seperti ini maka asah potensinya! Siapa tahu si kecil bisa menjadi ilmuwan hebat seperti Charles Darwin, yakni seorang bapak Teori Evolusi atau Luther Burbank, yang merupakan ahli botani dari Amerika dan penemu berbagai ilmu Pertanian.

Lalu bagaimana cara mengasah kecerdasan naturalistik si kecil? Simak tips selengkapnya di bawah ini :

1.    Mengoleksi
Kebiasaan mengkoleksi ini merupakan salah satu kebiasaan kesukaan anak cerdas naturalistik. Ketika ia sedang berjalan-jalan, maka ia akan suka memetik rumput, daun, bunga maupun buah yang sebenarnya tidak penting menurut Anda. Walapun dengan kesukaan atau kebiasaannya ini akan membuat rumah Anda tampak kotor tapi  sebaiknya tetap dorong dan dukung anak untuk mengumpulkan benda-benda tersebut. Selain itu ajak juga untuk belajar dan melihat perbedaannya serta membuat klasifikasinya. Dan yang perlu di ingat jangan pernah marahi anak apabila ia memungut sesuatu di jalanan

2.    Ajak Menikmati Alam
Seorang anak yang memiliki kecerdasan naturalistik akan sangat suka di ajak menikmati pantai atau pegunungan. Daerah pantai akan menjadi laboratorium kehidupan laut yang berisi aneka mahkluk hidup yang akan dipelajarinya. Ada juga benda-benda di pasir, kulit kerang dan batu karang. Biarkan si anak membawa benda-benda itu sebagai koleksinya di rumah. Selain itu beri juga kesempatan si kecil untuk menyentuh dan menggunakan caranya sendiri untuk belajar.

3.    Merawat Binatang
Dengan merawat binatang kesayangannya di rumah merupakan salah satu bentuk tanggung jawab yang disukai si cerdas naturalistik. Di sela waktu senggang ajak anak ke dokter hewan untuk membawa binatang peliharaan untuk divaksin. Selain itu sebagai orang tua harus memperlihatkan dan memperhatikan juga cara si kecil memberi makan dan membersihkan kandang hewan.

4.    Membaca Buku-buku Pengetahuan
Kemampuan naturalistik si kecil akan terasah dengan di dukung oleh benda-benda di sekitar dan juga ilmu pengetahuan, untuk itu kenalkan binatang seperti unggas, serangga, reptil dan lain sebagainya dengan cara membacakan dan ceritakan secara detail habitat hidup, kebiasaan dan pakan binatang.

5.    Mandi Hujan atau Berjemur
Biarkan si kecil sesekali berjemur di panas matahari untuk menjadi bahan pelajaran si kecil. Selain itu izinkan juga anak merasakan hujan agar mengenal perbedaan suhu udara dan cuaca.

6.    Mananam Tumbuhan
Ajak si kecil menanam tumbuhan mulai dari biji hingga menjadi kecambah dan berbuah. Pohon atau tumbuhan yang sering ada di sekitar kita saja, seperti pohon cabai misalnya, dengan melakukan hal ini akan membuat buah hati Anda yang cerdas naturalistik sangat senang. Ajak si kecil menghitung hari dan mencat perkembangan tanaman yang ia tanam, apabila sudah berbuah biarkan si kecil memetiknya sendiri

7.    Sediakan Mainan Pendukung
Jangan lupa untuk selalu menyediakan mainan pendukung yang bisa mengasah kecerdasan naturalistik seperti misalnya pasir, teleskop, mikroskop, buku-buku pengetahuan alam dan lain-lain.

Nah, bunda bangga bukan jika anak memiliki kecerdasan naturalistik, dimana ia pasti suka menjaga keindahan dan kebersihan serta menjaga keasrian alam semesta.

Leave a Reply