free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Merangsang Kecerdasan Anak Usia Pra-Sekolah

Usia di bawah lima tahun atau biasa disebut masa balita merupakan masa keemasan perkembangan anak di mana kemampuan daya serap anak akan mencapai 50% lebih baik, sampai pada akhirnya kemampuan tersebut akan menurun pada tahun-tahun berikutnya. Jadi untuk itulah diperlukan stimulasi yang tepat untuk anak yang sedang berada dalam masa keemasan, karena manfaatnya akan sangat berpengaruh bagi perkembangan anak dalam jangka panjang kedepannya.

Melakukan berbagai stimulasi kepada anak tentunya tidak perlu stimulasi yang sulit dan rumit karena Anda dapat  menstimulasinya dalam bentuk permainan yang menyenangkan. Apabila si kecil masih bayi maka bisa mengenalkannya dengan berbagai macam suara, warna, tekstur, dan aroma. Seperti misalnya untuk memperkenalkan si kecil dengan berbagai macam tekstur, maka Anda dapat memberikan buku bayi dari kain yang memiliki berbagai macam tekstur atau juga stimulasi bisa diberikan dengan cara mengajak si kecil berjalan-jalan di lingkungan sekitar rumah dan mengenal lingkungan

Salah satu stimulasi yang penting diberikan kepada anak yakni ketika anak mengnjak usia  pra sekolah yakni sekitar usia 3 sampai dengan 5 tahun. Stimulasi yang di berikan dalam bentuk interaksi dengan keluarga maupun orang lain di sekitar lingkungan si kecil. Dengan stimulasi seperti ini akan sangat membantu untuk membentuk kepribadian si kecil dan mengatur pola dan cara berpikir hingga ia kelak dewasa. Nah, bunda apabila si kecil memasuki masa pra sekolah, maka Anda bisa melakukan beberapa stimulasi perkembangan anak seperti di bawah ini :

1.    Bacakan Buku untuk Si Kecil.
Jika Anda adalah seorang ibu yang bekerja, maka sebaiknya bacakan cerita sebelum si kecil tidur. Dengan rutin melakukan hal ini maka akan menjadi interaksi yang baik untuk ibu dan anak, tidak hanya akan menjadi hal yang menyenangkan, tapi juga akan mendidik anak.

2.    Libatkan Si Kecil Untuk Membantu Anda
Saat Anda mengerjakan pekerjaan rumah, tidak ada salahnya jika Anda mengajak si kecil membantu melakukan pekerjaan rumah yang sederhana, seperti misalnya melipat pakaian, menyapu dll.

3.    Tingkatkan Kemapuan Sosialisasinya
Selain bermain bersama Anda dan keluarga, sebaiknya dorong si kecil untuk mau bermain dengan anak lain atau tetangga, dengan ini maka akan mengajarkan anak untuk mengenal nilai berbagi dan persahabatan.

4.    Ingatkan Si Kecil
Jika si kecil melakukan perbuatan yang salah, maka jangan dimarahi dan di bentak tetapi jelaskan kepadanya kenapa hal yang ia lakukan itu salah, dan juga beritahu dan contohkan perbuatan seperti apa yang lebih baik.

5.    Bantu Temukan Solusi
Saat si kecil merasa sedih, marah atau kecewa karena suatu masalah dengan temannya, maka bantu ia menemukan solusi untuk memecahkan masalah si kecil tersebut.

6.    Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
Bunda, ajaklah si kecil berbicara dengan cara yang sama seperti Anda berbicara dengan orang dewasa lainnya. Jangan bahasa yang Anda gunakan di buat menjadi salah atau cadel. Dengan hal ini tentu akan membantu mengembangkan kemampuan berbahasanya

7.    Ajari Untuk Dapat mengambil Keputusan
Pada usia ini sebaiknya ajak si kecil untuk dapat mengambil keputusan dari hal-hal sederhana, seperti misalnya pakaian apa yang akan dia pakai hari ini, camilan yang akan ia nikmati di sore hari, dan lain sebagainya.

Selain dengan melakukan stimulasi seperti di atas, Anda juga tetap harus memberikan nutrisi yang di butuhkan untuk perkembanganya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply