free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Mitos Seputar Masa Subur Wanita

Saat Anda dan pasangan tengah merencanakan kehamilan maka Anda akan berbenturan dengan seputar masa subur, dan sampai saat ini tidak sedikit mitos seputar kesuburan yang masih menjadi keyakinan banyak orang dalam merencanakan kehamilan. Untuk jelasnya simak mitos dan kebenaran seputar masa subur berikut ini :

1.     Ovulasi dan masa subur biasanya terjadi pada hari ke-14 mentruasi
Dengan adanya pendapat ini, maka bukan berarti selalu tepat dan benar, karena pada siklus menstruasi setiap wanita berbeda-beda. Dan untuk mengetahui masa subur, ada dua faktor yang bisa menjadi acuan yakni :

·    Siklus menstruasi.
Dimana dapat mencari siklus terpendek dan terpanjang menstruasi calon Ibu atau istri

·    Cervical Mucus atau cairan leher vagina.
Saat mendekati masa subur, maka cairan leher vagina akan bertambah banyak, jernih, dan juga elastis. Akan tetapi kesuburan akan berkurang ketika cairan mucus menjadi keabu-abuan, lengket, dan kental.

2. Masa subur bisa diketahui melalui memperhatikan suhu tubuh basal calon Ibu
Salah satu mitos kesuburan yakni menyatakan bahwa masa subur terjadi sehari sebelum suhu tubuh turun dan sehari setelah suhu tubuh naik. Akan tetapi sebenarnya pada kenyataannya hanya sekitar 10% wanita saja yang mengalami perubahan suhu tubuh basal pada saat masa subur. Nah, jika sedang merencanakan kehamilan jika ingin mengetahui masa subur, maka dengan perubahan cervical mucus atau cairan leher vagina bisa menjadi acuan yang lebih akuratbagi Anda

3. Seorang wanita hanya bisa dibuahi selama periode 1 hari pada siklus menstruasi
Pada mitos ini sebenarnya sel telur seorang wanita memang hanya bisa di buahi dalam periode 12-24 jam, akan tetapi perlu juga diketahui bahwa seorang wanita masih dapat terjadi kehamilan dengan berhubungan intim dalam periode 5 hari sebelum ovulasi sampai sekitar 2 hari sesudahnya. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembuahan bisa terjadi selama periode 7 hari dalam siklus menstruasi setiap bulannya. Karena sperma bisa bertahan sampai dengan 5 hari dalam sistem reproduksi wanita, sedangkan seorang wanita bisa melepaskan lebih dari 2 sel telur dalam periode 24 jam.

4. Seorang wanita disebut Menopause karena sel telur seorang wanita sudah habis
Perlu Anda katahui bahwa seorang wanita dilahirkan dengan lebih dari 400.000 sel telur. Akan tetapi saat memasuki saat menopause, maka tubuh wanita tidak lagi bereaksi terhadap hormon yang menyebabkan sel telur matang sebelum dilepaskan pada saat ovulasi. Dan disebabkan oleh hal inilah siklus menstruasi berhenti pada saat menopause.

5.    Stress dapat menyebabkan wanita menjadi tidak subur
Stres yang terjadi pada seorang wanita tidak dapat mencegah terjadinya pembuahan. Akan tetapi apabila seorang wanita sedang mangamai stres maka bisa menekan hormon yang diperlukan untuk proses ovulasi, dalam hal ini dapat menyebabkan ovulasi menjadi tertunda. Maka sulit untuk mendapatkan kehamilan

Itulah beberapa mitos seputar masa subur, semoga dengan informasi ini dapat menambah pengetahuan Anda dan untuk menghindari mitos yang menyesatkan lainnya, ada baiknya jika Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Leave a Reply