free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Perawatan Kain Batik

Kata batik berasal dari bahasa Jawa yaitu “amba” yang berarti menulis dan “nitik”. Berdasarkan kata batik itu sendiri tertuju pada teknik pembuatan corak motif batik dengan menggunakan canting atau cap. Setelahnya dilakukan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna motif Batik di atas kain, sehingga dapat menahan masuknya bahan pewarna. Di dalam bahasa Inggris teknik seperti  ini dikenal dengan istilah wax-resist dyeing.

Sekarang kain batik semakin disukai seluruh kalangan masyarakat. Model batik pun kian beragam dan dijadikan berbagai jenis model baju. Dalam acara formal maupun non formal penggunaan baju atau kain batik selalu menjadi pilihan. Apakah Anda mengkoleksi kain batik juga? Menyimpan, merawat dan mencuci kain batik berbeda dengan merawat kain- kain lainnya. Perawatannya haruslah dengan cara yang tepat, selain agar kainnya tetap terjaga juga agar warnanya tidak pudar. Karena itulah diperlukan trik khusus untuk tetap menjaga keindahan kain batik. Apalagi jika batik Anda, batik yang sangat otentik dan mahal harganya. Dibawah ini beberapa tips yang Anda bisa lakukan untuk merawat kain batik Anda.

Tips merawat kain batik :

– Jika kain batik Anda tidak terlalu kotor, sebaiknya cukup rendam kain batik tersebut dengan menggunkan air hangat.

– Jika batik terkena noda, cukup dibersihkan dengan sabun mandi atau menggunakan kulit jeruk pada bagian yang terkena nodanya

saja.
– Pada kain batik hindari untuk menggunakan sabun deterjen karena deterjen terlalu keras dan dapat memudarkan warna pada kain batik Anda. Sebagai alternatif lain Anda bisa menggunakan sampo untuk mencucinya.

– Jangan pernah menyikat kain batik dengan sikat, Anda cukup menguceknya dengan perlahan. Terutama pada bagian-bagian yang terkena nodanya saja.

– Jangan memeras kain batik agar kering apalagi menggunakan spinner pengering pada mesin cuci. Sebaiknya  rentangkan batik di tempat teduh dengan menarik bagian tepi-tepi kain saja supaya serat kembali terlipat seperti semula.

– Hindari untuk menyetrika kain batik. Apabila terlihat kusut dan mengharuskan Anda untuk menyetrikanya. Sebaiknya saat menyetrika beri alas kain lain dan setrika di atas kain tersebut.

– Hindari menyemprotkan pewangi kain atau parfum secara langsung ke kain batik karena akan merusak corak batik.

Cara Penyimpanan Kain Batik:

– Saat Anda menyimpannya di dalam lemari baju, sebaiknya masukkan ke dalam plastik agar tidak dimakan oleh ngengat.

– Jika di simpan di lemari, tidak perlu memberi kapur barus karena terlalu keras dan dapat merusak kain. Sebagai alternatif lain sebaiknya dengan cara membungkus merica dengan sehelai tisu, lalu simpan di lemari. Hal ini untuk mencegah datangnya ngengat, tetapi juga tidak merusak kain batik Anda.

– Agar batik Anda tidak bau apek jika disimpan terlalu lama, letakkan akar wangi yang sebelumnya dicelupkan ke dalam air panas. Hal ini dilakukan 2 kali lalu keringkan dan letakkan di lemari penyimpanan kain batik Anda.
Di atas adalah perawatan untuk kain batik kesayangan Anda. Dengan melakukan tips di atas diharapkan keindahan kain batik, corak dan warnanya tetap terjaga keindahannya.

Leave a Reply