free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Perbedaan Gombal dan Romantis

Apakah kadang Anda tidak bisa membedakan mana yang disebut gombal dan mana yang disebut romantis? Tentu hal ini sangat wajar dialami. Bahkan saat anda ingin membuat suasana yang romantis untuk sang pujaan hati, tapi hasilnya mengecewakan karena si kekasih hati mengangapnya hanya bergombal. Wah bingung juga ya? Agar Anda dapat membedakan kedua hal tersebut, simak tiga buah perbedaan antara kegombalan dan keromantisan seperti di bawah ini:

1. Pelakunya

Sungguh sulit membedakan  antara sikap gombal dan sikap romantis. Satu yang dapat membedakannya adalah pribadi siapa yang melakukannya. Apabila Anda tidak atau bahkan belum disukai, secara otomatis sikap baik dan manis yang Anda berikan akan dianggap sebagai kegombalan, Tetapi sebaliknya apabila Anda sudah disukai, maka sikap baik dan manis yang Anda berikan akan dianggap sebagai sebuah keromantisan. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan yang sama, jika dilakukan oleh orang yang berbeda, akan memberi efek yang berbeda juga.

Sebagai contoh misalnya Anda mendapat pujian yang berlebihan dari seorang penggemar yang bukan tipe idaman Anda. Tentu Anda akan merasa terganggu, kesal, atau malah jijik. Tetapi coba ingat kembali ketika pujian yang serupa disampaikan oleh seseorang yang Anda idam-idamkan dan Anda sukai. Rasanya pasti akan terasa romantis dan mendebarkan. Lalu ingat juga saat pujian serupa diberikan oleh pasangan yang Anda cintai. Jadi jelaslah sekarang bahwa romantisme itu bukan tentang apa yang dilakukan tapi dari siapa yang melakukan.

2. Motivasinya

Selalu di ingat bahwa gombal bermotif untuk mendapatkan sedangkan romantis bermotif untuk merayakan. Itu sebabnya saat orang komentar, “Halah gombal banget!” saat Dia membicarakan ucapan manis dari seseorang yang mungkin sedang PDKT. Tetapi apabila sedang bergosip tentang salah satu pasangan yang berucap manis maka biasanya orang serentak berkomentar, “Aaaaaw, sooosweeet!” Nah dalam hal ini berarti perilakunya sama tapi motivasinya beda, dapat disimpulkan bahwa rasa dan persepsi orang pun akan jadi berbeda dan gombal adalah berbuat baik supaya diberkati dan romantis adalah berbuat baik sebagai ucapan syukur. Jadi bisa dilihat jelas pasangan yang berbuat baik kadang bisa terasa gombal jika Anda merasa sikap manisnya itu dilakukan karena sedang ada maunya.

3. Durasinya

Disebabkan gombal itu karena ada maunya, maka perilaku baik/manis biasanya terjadi berkelanjutan sepanjang waktu dan akan terlihat norak bertubi-tubi sampai berhasil mendapatkan apa yang diinginkan. Dan sementara durasi romantis itu sederhana dan singkat karena hanya berfungsi sebagai pengingat kemanisan semata. Apabila Anda memberikan romantisme secara terus-menerus, maka pasangan akan menjadi bingung dan mungkin berpikir jangan-jangan ada motivasi yang disembunyikan. Dengan demikian akan terbersit rasa curiga seperti dicurigai selingkuh atau berusaha minta maaf untuk sebuah kesalahan besar yang belum diungkapkan dan masih banyak fikiran negatif lainnya.

Itulah yang membedakan mana sebuah kegombalan dan keromantisan dan ketiga poin di atas semoga dapat dipergunakan sebagai pengetahuan yang berharga agar dapat memperbaiki diri dan mewarnai hubungan kisah cinta Anda bersama pasangan.

Leave a Reply