free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Pertolongan Pertama Pada Mimisan

Setiap orang pasti sudah akrab dengan keluarnya darah dari bagian hidung yang biasa disebut dengan istilah mimisan. Mimisan ini dalam istilah kedokteran disebut epistaksis dimana merupakan salah satu gejala suatu penyakit, dan biasanya sering terjadi pada anak-anak. Dan karena hal ini lah yang kadang membuat bingung orang tua yang menghadapi anaknya yang sedang mengalami mimisan.

Bagian hidung merupakan bagian organ tubuh yang kaya akan pembuluh darah atau vaskular dan posisinya sangat rentan karena menjorok di bagian wajah. Apabila terjadi suatu trauma pada wajah maka akan menyebabkan luka pada hidung dan terjadi perdarahan. Mimisan juga dapat terjadi secara spontan apabila selaput pada hidung mengering dan retak. Biasa terjadi apabila musim dingin dan udara kering. Faktor penyebab mimisan tentu saja beragam, penyebabnya mulai dari infeksi sampai dengan penyakit yang serius. Berikut ini adalah beberapa penyebab dari mimisan yang biasanya terjadi :

1.    Adanya penyakit Hipertensi atau tekanan darah tinggi
2.    Adanya trauma pada bagian hidung, bisa juga disebabkan mengkorek hidung
3.    Alergi dan non-alergi rhinitis
4.    Penyalahgunaan alkohol
5.     Penggunaan obat pengencer darah
6.    Penyebab yang kurang umum termasuk tumor dan juga faktor keturunan

Apabila seseorang mengalami mimisan yang normal, maka tidak perlu pergi ke dokter untuk penanganan khusus, sebenarnya mimisan sendiri bisa ditangani dengan langkah pertolongan pertama mimisan seperti di bawah ini :

  1. Jika hidung mengeluarkan darah, langkah pertama adalah mintalah orang yang mimisan tersebut untuk duduk dengan posisi badan condong ke depan, tetapi perlu di ingat agar bagian mulut tetap di buka lebar, agar aliran darah tidak menutup pernapasan.
  2. Langkah kedua adalah pencet bagian hidung kurang lebih  selama 15 menit.  Sebaiknya tekan di bagian bawah tulang hidung yang berada pada bagian ujung, kemudian lepaskan dengan perlahan.
  3. Sebaiknya seseorang yang mimisan tersebut jangan  melesitkan ingus dan jika perdarahan masih terus berlangsung, maka pencet kembali hidungnya  selama 5 menit lagi dan tetap pastikan untuk tidak menelan darah yang keluar tersebut.
  4. Jika darah masih tetap keluar ambil kain yang telah di basahi air es atau bisa juga menggunakan es yang dibungkus dengan kain. Kemudian tempelkan pada bagian hidung dan muka dengan tujuan untuk mempersempit pembuluh darah.
  5. Selain cara di atas bisa juga menghentikan mimisan dengan cara alami yaitu dengan menggunakan daun sirih satu lembar, caranya cukup mudah dengan cara mencuci bersih daun sirih tersebut terlebih dahulu, lalu remas hingga keluar minyak, dan gunakan untuk menyumbat hidung yang mimisan.
  6. Apabila perdarahan terus berlanjut dan muncul indikasi adanya patah tulang hidung, sebaiknya segera bawa ke unit penanganan gawat darurat.

Menurut Stanley M. Zildo seperti yang dikutip dari bukunya dengan berjudul “First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat” menyatakan bahwa kebanyakan perdarahan hidung atau mimisan biasanya terjadi pada anak-anak hal ini tidaklah berbahaya. Akan tetapi apabila terjadi pada orang tua atau dewasa, maka hal ini dapat menjadi masalah serius dan membutuhkan penanganan medis.

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat sehingga apabila terjadi mimisan pada orang di sekitar Anda, Anda tidak perlu lagi panik untuk menghadapinya. Dan tentu saja dapat menolong orang tersebut.

Leave a Reply