free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Resiko Bayi Terlambat Lahir

Menanti hadirnya buah hati sudah menjadi hal yang sangat membahagiakan dan mendebarkan , serta bagi calon orang tua akan menjadi hal yang paling di tunggu selama 9 bulan kehamilan. Akan tetapi masalahnya bagaimana jika kelahiran atau persalinan yang di tunggu-tunggu tidak kunjung datang padahal sudah lewat dari umur kehamilan 42 minggu? Waktu kelahiran yang sudah melewati masa kehamilan dan belum juga si bayi dapat keluar dari dalam kandungan sebenarnya wajar terjadi. Hal ini mungkin Akan membuat sebagian orang tua merasa cemas. Akan tetapi tidak perlu panik dan khawatir karena sebenarnya bayi tetap dapat dilahirkan dengan baik asalkan dipantau secara ketat serta ditangani dengan baik oleh dokter.

Walaupun demikian, sebagai calon orang tua Anda harus tetap waspada, karena kehamilan yang sudah melewati batasa waktunya dan belum juga melahirkan atau biasa disebut postterm pregnancy akan menimbulkan terjadinya beberapa komplikasi, baik komplikasi untuk ibu itu sendiri maupun bayi yang di kandungnya. Berikut beberapa komplikasi yang mungkin terjadi pada bu dan bayinya :

1.    Komplikasi yang Terjadi Pada Ibu
Contoh terjadinya komplikasi pada ibu seperti persalinan yang tidak juga maju, proses persalinan dengan menggunakan vakum atau forsep, adanya robekan jalan lahir yang berat, serta kemungkinan menjalani proses persalinan Caesar.

2.    Komplikasi yang Terjadi Pada Janin

·    Fungsi Plasenta Berkurang
Didalam hal ini plasenta sendiri merupakan sesuatu yang  sangat vital fungsinya yakni untuk menyalurkan zat-zat gizi dan juga oksigen. Jadi apabila kasus postterm pregnancy terjadi maka janin akan kekurangan asupan oksigen dan juga zat gizi. Sehingga pada akhirnya, bayi kemungkinan dapat mengalami asfiksia, yakni tidak dapat bernafas secara spontan dan bernafas dengan teratur begitu lahir.

·    Air Ketuban Berkurang.
Dengan postterm pregnancy sendiri dapat menyebabkan adanya penurunan atau berkurangnya cairan ketuban bahkan mungkin bisa juga sampai habis atau kering. Mengapa hal ini terjadi? Karena diduga terjadi penurunan aliran darah ginjal janin karena adanya redistribusi aliran darah terganggu pasokan oksigennya. Dengan penurunan air ketuban ini maka dapat menyebabkan kompresi tali pusat atau penekanan pada pembuluh darah tali pusat yang mana akan menurunkan suplai darah ibu ke janin.

·    Air Ketuban Tercampur Tinja.
Waktu kehamilan yang sudah melewati batas waktu maka akan menyebabkan kondisi bayi kekurangan oksigen, sehingga usus janin akan bekerja lebih aktif. Dengan ini maka janin akan mengeluarkan mekonium (tinja janin) yang banyak. Dengan hal ini maka air ketuban akan tercampur dengan mekoneum tersebut, dan di khawatirkan apabila air tersebut masuk ke paru-paru pada janin di dalam perut akan menyebabkan suatu sumbatan yang akibatnya janin akan kekurangan oksigen.

·    Neonatal Ensefalopati
Neonatal Ensefalopati sendiri yaitu adanya gangguan fungsi otak pada bayi yang baru lahir,

Nah itulah beberapa komplikasi yang mungkin terjadi bagi kehamilan yang sudah melewati batas waktu dan belum juga melahirkan. Dengan hal ini sebaiknya Anda dapat selalu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang terbaik. Semoga bayi Anda dapat lahir dengan sehat dan selamat.

Leave a Reply