free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Tips Efektif Meredam Nafsu Makan

Cara paling utama untuk menurunkan berat badan atau berdiet adalah dengan meredam atau menahan nafsu untuk makan. Caranya untuk meredam nafsu makan ini berbeda-beda, mulai dari olahraga, akupuntur, konsumsi obat pelangsing hingga cara unik seperti mandi es yang dipercaya dapat meredam rasa lapar. Cara tersebut mungkin akan membebani Anda, dan tidak perlu khawatir lagi. Tips dibawah ini adalah cara yang dapat meredam nafsu makan tanpa anda akan merasa terbebani:

1. Konsumsi Lemak

Agak sedikit kontradiktif dan tidak percaya ketika Anda berdiet  tapi nyatanya mengonsumsi lebih banyak lemak adalah strategi penurunan berat badan yang pintar dan efektif, asalkan yang dimakan adalah lemak yang baik. Menurut tim peneliti dari UC Irvine menyatakan bahwa asam oleik atau lemak ‘baik’ dapat membantu untuk memicu usus kecil dapat memproduksi oleoylethanolamide, yakni sebuah senyawa dalam saraf yang bertugas mengirimkan sinyal untuk meredam rasa lapar ke otak. Contoh sumber asam oleik yang baik diantaranya seperti kacang-kacangan, alpukat dan extra virgin olive oil atau minyak zaitun dengan kualitas terbaik. Fungsi lemak juga dapat menunda pengosongan perut sehingga menjaga Anda tetap kenyang dalam waktu lebih lama.

2. Selalu Olahraga

Pada sebuah penelitian studi dari Brazil, peneliti menemukan disamping mampu membakar kalori dan meningkatkan metabolisme, olahraga juga ternyata dapat mengembalikan sensitivitas sel-sel saraf yang berperan untuk menunjukkan rasa kenyang  secara alami sehingga dapat membatasi konsumsi makanan. Dalam hal ini tidak perlu olahraga yang berat tetapi cukup dengan berjalan kaki. Bahkan studi lain dari University of Exeter  menemukan bahwa dengan berjalan kaki selama 15 menit dapat menghindarkan kebiasaan ngemil hingga 50 persen.

3. Makan Jangan Tergesa-gesa

Apabila Anda memiliki kebiasaan makan sambil jalan dikarenakan tidak adanya waktu atau karena hal lain, usahakan untuk mengunyah makanan dengan perlahan-lahan. Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, kebiasaan makan terlalu cepat akan mengurangi pelepasan hormon yang mendorong perasaan kenyang sehingga dapat memicu makan lebih banyak makan tanpa pertimbangan. Jika seseorang  makan secara lambat dan perlahan saat mengonsumsi kalori dengan jumlah empat kali lebih sedikit permenitnya, termasuk merasakan kenyang dengan kadar yang lebih tinggi meskipun makanan yang dikonsumsi porsinya lebih sedikit. Anda bisa menyiasatinya dengan cara setiap kali memasukkan satu gigitan atau satu sendok makan ke dalam mulut kemudian ambil nafas dalam-dalam terlebih dahulu dan berhentilah makan sebelum merasa kenyang.

4. Memotong Makanan dalam Bentuk Kecil-kecil

Dengan memotong makanan ke dalam bentuk yang lebih kecil-kecil akan mendorong rasa kenyang daripada makan makanan dengan satu potongan besar meski jumlah kalori yang dimakan sama. Hal ini dapat disiasati dengan mengonsumsi makanan yang sudah tersaji dalam bentuk-bentuk kecil seperti stroberi, anggur, popcorn, kacang-kacangan dan juga biji-bijian.

5. Pilih Makanan dengan Aroma Kuat

Makanan yang beraroma kuat dapat mendorong orang yang memakannya agar mengonsumsi makanan dengan porsi yang lebih kecil. Terbukti ketika sejumlah partisipan dalam sebuah studi diberi kebebasan untuk memilih porsi makanan penutup, saat itu terbukti hampir seluruh partisipan memilih makanan dengan aroma kuat 5-10 persen lebih sedikit ketimbang partisipan lain.

6. Rutin Sarapan

Menurut penelitian terbukti orang yang suka melewatkan sarapannya 40 % lebih banyak makan permen, 55 % mengonsumsi soda. Tetapi 45 % lebih sedikit makan sayur dan kekurangan makan buah hingga 30 %. Dan orang yang tidak sarapan sebelum beraktivitas  4,5 kali lebih mungkin untuk mengalami kelebihan berat badan.

Leave a Reply