free webpage counters
Subscribe
sahabat saya, sahabat anda, sahabat kita semua

Tips Memilih Sepatu Anak

Saat menjelang hari raya keagamaan seperi lebaran, imlek natal atau perayaan tahun baru, atau bahkan pada saat menjelang tahun ajaran baru adalah di mana banyak orang tua membelikan sepatu yang baru bagi anak-anaknya. Sangat penting memberikan sepatu yang tepat bagi anak. Selain bagus dan cantiknya tampilan sepatu perlu diperhatikan juga kenyamanan saat anak memakainya. Agar tidak salah memilih sepatu, di bawah ini ada beberapa tips agar tidak salah memilih sepatu untuk buah hati Anda:

1. Selalu Mengukur Kaki Anak

Jangan pernah membeli sepatu untuk anak anda sebelum Anda mengukur ukuran kakinya, dikarenakan pertumbuhan kaki anak berkembang cepat, sebaiknya jangan jadi acuan ukuran yang anda tahu sebelumnya. Apabila saat membeli si Anak tidak bisa ikut untuk mencocokan ukuran kakinya, maka sebaikya anda mengikuti tips seperti berikut :

Pertama-tama untuk mengukur ukuran kaki yang tepat maka biarkan anak berdiri pada kedua kakinya di atas kertas karton. Lalu buat pola kaki dengan coretan pulpen melalui pinggiran kaki-kakinya. Lalu potong pola kaki pada karton dengan gunting, jangan lupa tambahkan sekitar 1 s.d 2 cm pada bagian jari-jarinya. Nah saat anda memilih sepatu, masukkan pola karton tersebut ke dalam sepatu untuk mengukur ukuran yang pas.

2. Tunda untuk membelikan sepatu sampai anak Anda mulai berjalan

Apabila buah hati anda masih bayi atau balita maka lebih membutuhkan perhatian yang lebih banyak dalam memilih sepatu seperti contohnya sepatu lunak, lentur dan sesuai ukuran. Tapi dikarenakan kaki bayi masih berupa tulang rawan yang sangat mudah berubah bentuk oleh tekanan-tekanan maka penggunaan sepatu terlalu kecil dan keras dapat membuat kaki balita mengalami kerusakan yang permanen. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa kaki anak berkembang lebih sehat bila mereka belajar berjalan tanpa alas kaki, nah jadi sebaiknya jangan belikan anak sepatu sebelum bisa berjalan.

3. Ukurlah kaki di sore hari

Kenapa mengukur ukuran sepatu harus pada sore hari? Karena pada sore hari volume kaki mengembang menjadi ukuran terbesar atau maksimal.

4. Selalu mencoba sepatu pada kedua kaki

Karena ukuran kaki anak bisa berbeda antara kaki kanan dan kiri. Maka gunakan ukuran kaki yang terbesar untuk mengambil ukuran sepatu. Yang perlu diperhatikan saat anak Anda berjalan selalu pastikan bahwa tumitnya tidak menyelinap keluar,  yang menandakan bahwa sepatu anak kebesaran.

5. Sepatu anak harus memiliki tali, velcro atau sistem pengancing lainnya

Dikarenakan  anak-anak cenderung aktif dan senang bermain berlarian kesana kemari, apabila menggunakan sepatu tanpa tali akan mudah lepas dan menyulitkan anak memakainya.

6. Carilah sepatu yang terbuat dari bahan berpori

Contoh sepatu berpori seperti terbuat dari bahan kanvas atau kulit. Selain lebih tahan lama, bahan kanvas atau kulit membantu kaki anak tetap dingin dan kering, sehingga dapat  mencegah kulit kaki melepuh, tidak nyaman, dan bau.

7. Jangan “mewariskan” sepatu anak ke adiknya

Sepatu anak yang sudah tidak dipakai tetapi masih dalam keadaan yang masih bagus pun sebaiknya jangan diberikan kepada adiknya walupun ukurannya pas karena sepatu yang sudah dipakai lama akan terbentuk seperti pola kaki pemakainya. Dan juga menggunakan sepatu bekas dapat menyebarkan kuman seperti jamur dan kutu air.

8. Jangan membeli sepatu bertumit tinggi untuk anak

Selain anak sulit untuk berjalan, sepatu model tumit tinggi itu sangat buruk bagi pertumbuhan kaki anak. Jadi pilihlah sepatu dengan sol yang datar dan rata.

9. Sol sepatu anak harus kokoh

Sol sepatu anak harus kokoh dan cukup tebal agar dapat melindungi kaki dari rasa sakit dan cedera.

10. Pilihlan sol yang berpola atau bertekstur

Dengan pilihan sol sepatu yang berpola dan berteksstur akan memberikan cengkeraman di tanah dan mencegah anak terpeleset.
Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat anda membeli sepatu untuk anak. Semoga tip-tips di atas bermanfaat untuk semuanya.

Leave a Reply